Reporter : Kurnia
Editor : Memey Mega
___________________________________
Malang (Kabarpas.com) – Dalam mengajarkan siswa untuk tahu bagaimana kemajuan teknologi untuk industri ekonomi, SDK Santo Yusup 3 mengajak siswa kelas III studi banding ke sentra industri tempe Sanan, Kota Malang.
Menurut Agustinus, Walikelas III A menjelaskan jika kegiatan ini sesuai dengan tema 2 yakni teknologi modern. Diharapkan siswa tidak hanya belajar teori tetapi juga praktek.
“Kita memang rutin ada studi banding. Dan kebetulan ini sesuai dengan tema 2 yakni teknologi modern. Akhirnya kita mengajak siswa ke kampung Sanan. Selain untuk mengenalkan produk oleh-oleh khas Malang. Juga memberitahu mereka bagaimana pengolahan kripik tempe,” kata Agustinus.
Fentiana,Walimurid pendamping kelas III mengaku senang dengan adanya kegiatan ini. Karena selain anak tidak bosan juga menambah wawasan.
“Seneng dan sangat bagus. Bisa menambah pengetahuan anak. Dan kami orang tua pasti mendukung,” katanya.
Sementara itu, Kristanto, Manager dari Pie Apple juga menjelaskan jika agenda studi banding yang diikuti sebanyak 87 siswa ini selain belajar, mereka juga bisa terlibat dalam pembuatan kripik tempe.
“Jadi siswanya ini diajak keliling ke kampung Sanan. Mereka diajak melihat bagaimana pembuatan tempe dan kripik tempe mulai dari proses pemilihan kedelai hingga proses pengemasan,” tutupnya. (kur/mey).