Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 7 Jan 2019

Dianggap Cemari Lingkungan, Sejumlah Pabrik di Beji Digeruduk Demonstran


Dianggap Cemari Lingkungan, Sejumlah Pabrik di Beji Digeruduk Demonstran Perbesar

Reporter : Rosy Adim

Editor : Titin Sukmawati

 

Pasuruan, Kabarpas.com – Ratusan warga terdampak limbah busuk dari sejumlah perusahaan, yang berada di Desa Wonokoyo, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, menggelar aksi unjuk rasa sebagai langkah awal protes terhadap perusahaan.

Dengan membentangkan kain putih di tengah jalan sepanjang 800 meter, warga memulai aksi unjuk rasanya di depan pabrik PT. Wonokoyo Jaya Corporindo.

Dalam aksi warga ini juga dibantu oleh sejumlah penggurus Ansor Bangil. Namun, sayangnya kedatangan mereka yang menyuarakan aksinya di depan perusahaan ini tidak ditanggapi sama sekali oleh pihak perusahaan.

Pasalnya, tidak tampak sama sekali perwakilan dari perusahaan yang keluar dari dalam perusahaan untuk menerima para warga yang rela berpanas-panasan di depan perusahaan tersebut.

Tak hanya berorasi di depan halaman PT. Wonokoyo Jaya Corporindo, aksi unjuk rasa juga diteruskan ke perusahaan di sekitaran Desa Wonokoyo, khususnya di perusahaan – perusahaan yang memiliki peran utama adanya limbah. Di antaranya yakni PT. Mega Marine, PT.Universal Jasa Kemas, PT.Baramuda (sea master) dan beberapa perusahaan terkait.

“Kami meminta bantuan dari pihak Ansor untuk membantu pergerakan, serta meminta dukungan bersama warga dalam menentang adanya limbah busuk yang timbul dari perusahaan,” terang Muafi.

Selain itu, warga juga menyesalkan pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan yang sempat mengambil sampel air limbah sekitar 4 bulan silam. Namun, tidak memberitahukan hasilnya kepada warga.

Tak hanya memprotes adanya pembuangan limbah perusahaan yang ngawur, bahkan seluruh warga yang menggelar aksi unjuk rasa sempat meneriakkan agar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan, Muchaimin segera dicopot dari jabatannya, karena dianggap tidak becus dalam menangani masalah limbah yang meresahkan warga. (ros/tin).

Artikel ini telah dibaca 82 kali

Baca Lainnya

Pemkot Pasuruan Luncurkan BERGEGAS, Gerakkan Kolaborasi Entaskan Anak Tidak Sekolah

17 September 2026 - 11:30

Dinsos Kota Pasuruan Jelaskan Mekanisme Bansos, Masyarakat Bisa Ajukan Usul dan Sanggah

16 September 2026 - 08:30

Ciptakan Rasa Nyaman dan Bersih, Penataan PKL Pasar Besar Berlanjut, Mayoritas Pedagang Sudah Bersedia Relokasi

15 September 2026 - 14:41

PWI Pasuruan Raya Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Erupsi Anak Krakatau

11 September 2026 - 23:11

Ratusan Peserta Padati Senam Bersama RA dan KB Al-Firdaus Pasuruan

11 September 2026 - 17:25

Terduga Pelaku Curanmor Siang Bolong Ditangkap

10 September 2026 - 19:10

Trending di Berita Pasuruan