Trenggalek, Kabarpas.com – Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Trenggalek terus melakukan terobosan untuk mencari talenta-talenta muda berbakat. Salah satunya adalah menggelar Piala Kemerdekaan ke-81 yang bertajuk Liga Remaja tingkat SLTP dan SLTA 12-25 Juli di Stadion Menak Sopal Trenggslek.
Ada 20 tim yang ikut ambil bagian, 12 tim dari SLTP dan 8 tim dari SLTA dan dibagi dalam dua fase, yakni babak penyisihan 12-17 Juli. Sedangkan babak semi final dan final 24-25 Juli.
Ketua Askab PSSI Trenggalek, Puguh Purnomo, mengatakan Liga Remaja itu merupakan program kerja dari Askab yang yang telah dipaparkan saat pertemuan di Smart Center dan hari ini bisa terlaksana.
“Ada 20 tim yang ikut, 12 dari SLTP dan 8 dari SLTA,” ucapnya.
Puguh sapaan dia menjelaskan, salah target jangka pendek Askab adalah munculnya talenta-telenta muda berbakat yang nantinya bisa dijadikan tulung punggung Trenggalek dibeberapa event. Apakah itu Piala Soeratin, Pra Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dan event lainnya.
Kemudian, lanjut Puguh, sistem pertandingan yang akan digunakan adalah format setengah kompetisi agar pemain mendapat menit bermain lebih banyak.
“Jadi Liga Remaja ini kembali digelar setelah bertahun-tahun vakum. Terakhir digelar sejak saya masih SMA,” ujarnya.
Legislator di DPRD Kabupaten Trenggalek itu menegaskan jika nanti akan ada uang pembinaan dan piala bagi tim-tim yang menjadi juara.
Sementara itu, Ketua KONI Trenggalek, Doding Rahmadi, menuturkan jika Liga Remaja yang digelar oleh Askab merupakan sebuah kemajuan untuk perkembangan sepak bola di Trenggalek, karena sudah lama tidak digelar.
“Ini kan program kerja Askab, sehingga kita wajib mendukung dan mensupportnya agar program tersebut bisa berjalan dengan baik dengan hasil maskimal,” tandasnya.
Ia berharap agar gelaran ini bisa memunculkan pesepak bola handal sekaligus sebagai ajang seleksi bagi anak-anak muda Trenggalek. “Ya paling tidak bisa menjadi andalan Trenggalek kedepannya,” tegasnya.
Ketika disinggung terkait kondisi stadion apakah perlu direnovasi atau tidak, orang nomor satu di DPRD Kabupaten Trenggalek menjawab, kalau memang harus ada yang diperbaiki ya harus diperbaiki.
“Tapi dengan keterbatasan anggaran, ya kalem-kalem lah, pelan-pelan. Mudah-mudahan ada bantuan anggaran dari pemerintah pusat untuk merenovasi,” harapnya.
Ia juga berkeinginan agar Trenggalek memiliki lapangan alternatif standar nasional selain Stadion Menak Sopal, agar gairah sepak bola bisa menggeliat.
“Termasuk jika ada event yang bersamaan atau banyak event bisa digelar di dua tempat,” pungkasnya.
Berikut tim yang ikut Liga Remaja 2026:
SMA/SMK/MA
1.SMAN 1 Trenggalek
2.SMAN 2 Trenggalek
3.SMKN 2 Trenggalek
4.MAN 1 Trenggalek
5.SMAN 1 Karangan
6.SMAN 1 Kampak
7.SMKN 1 Trenggalek
8.MA Muhamadiyah
SMP/MTs
1.SMPN 5 Trenggalek
2.MTsn 2 Trenggalek
3.MTsn 5 Trenggalek
4.SMPN 2 Tugu
5.SMPN 1 Panggul
6.MTsn 1 Trenggalek
7.SMPN 1 Durenan
8.SMPN 1 Gandusari
9.SMPN 1 Kampak
10.SMPN 3 Trenggalek
11.SMPN 1 Pogalan
12.SMPN 1 Trenggalek. (gus/ian).

















