Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 22 Okt 2026

Kisruh Proyek Pembangunan Pabrik Smelter di PIER Pasuruan


					Kisruh Proyek Pembangunan Pabrik Smelter di PIER Pasuruan Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Manajemen PT Surabaya Alumunium Industry (SAI) membantah kabar dugaan ancaman terhadap pekerja proyek pembangunan pabrik smelter di Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER), Kabupaten Pasuruan. Perusahaan menyebut penempatan personel Brimob bersenjata dilakukan untuk mengamankan investor yang merasa terancam.

Persoalan tersebut mencuat dalam audiensi antara masyarakat dan pihak perusahaan. Perwakilan keamanan di lokasi proyek, Mohamad Samsul Arifin, mengatakan masyarakat menyampaikan keberatan atas keberadaan aparat bersenjata di kawasan proyek.

 

“Kalau dilihat dari surat penyampaiannya, masyarakat merasa terganggu dengan adanya aparat bersenjata,” kata Arifin saat diwawancarai wartawan di kawasan PIER, Kamis (22/10/2026).

 

Terkait kabar dugaan ancaman, Arifin membantah informasi tersebut. Ia menduga kabar itu muncul akibat miskomunikasi antara warga lokal dengan pekerja asal China.

 

“Kalau ancaman-ancaman itu tidak ada. Itu cuma sekadar informasi burung angin, nggak ada seperti itu sebenarnya. Saya pastikan tidak ada,” tegasnya.

 

Arifin juga membantah informasi mengenai adanya petinggi TNI berpangkat Mayor Jenderal (Mayjen) yang membekingi kegiatan proyek.

 

Ia mengklaim warga setempat, termasuk anggota Karang Taruna, turut membantu menjaga aset dan peralatan berat di kawasan tersebut.

 

Menurutnya, sebelum kawasan proyek dipagari, pernah terjadi kehilangan komponen alat berat yang disebut sebagai kuku macan. Keterlibatan warga dalam pengamanan dilakukan untuk mencegah kejadian serupa.

 

“Jadi dari teman-teman warga yang ada di sini, terutama Karang Taruna, kita membantu untuk pengamanan yang ada di sini,” tambahnya.

 

Sementara itu, Humas PT SAI, Asman Afif Ramadhan atau Rama, menjelaskan bahwa penempatan personel Brimob dilakukan setelah pihak investor merasa terancam oleh sejumlah supplier yang diduga memaksakan diri untuk mendapatkan pekerjaan dalam proyek tersebut.

 

Ia menduga sejumlah supplier menekan investor agar menerima penawaran dengan harga sesuai keinginan mereka.

 

“kita cari investor susah, ini ada investor, malah diancam dengan beberapa oknum supplier yang ingin mendapatkan pekerjaan,” ujar Rama.

 

Menurutnya, jika permintaan tersebut tidak dipenuhi, terdapat ancaman menggunakan cara-cara premanisme. Kondisi itu membuat pihak investor merasa tidak aman sehingga meminta bantuan aparat penegak hukum.

 

Rama menegaskan, keberadaan personel Brimob bersenjata bukan untuk menakut-nakuti masyarakat, melainkan menjaga keamanan agar kegiatan pembangunan dapat berjalan kondusif.

 

Di sisi lain, pembangunan pabrik smelter PT SAI diharapkan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar, terutama melalui pembukaan lapangan kerja.

 

Rama menyebut, perusahaan menargetkan penyerapan ribuan tenaga kerja dengan memprioritaskan warga lokal hingga 60 persen.

 

“Nantinya perusahaan ini akan menyerap ribuan pekerja dan kami memprioritaskan warga lokal hingga 60 persen. Karena itu, kami memohon kerja sama dari seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga iklim investasi yang kondusif ini,” pungkasnya.

 

Terkait Hal itu, Kepala Desa Geneng Waru, Pasuruan, Sholehudin berharap, dengan bertambahnya Investor di Pembangunan area Pier Pasuruan, tentunya sangat mendukung, karena lapangan pekerjaan akan bertambah.

“Kami mendukung dengan ditingkatkannya keamanan bila itu baik dan bisa membuat para investor merasa aman. Dengan hal itu pembangunan akan berjalan lancar, dan warga sekitar juga akan lebih mudah mendapatkan lapangan pekerjaan,” ungkapnya saat dihubungi melalui pesan pribadi WhatsApp (WA) oleh wartawan media ini. (gel/ian).

Artikel ini telah dibaca 1 kali

Baca Lainnya

Ini Alasan Mengapa Kamu Sering Lelah dengan Pikiranmu Sendiri

23 Oktober 2026 - 18:18

Sambut Andrea Bocelli, Pemuda Ekonomi Syariah Dorong Sinergi Musik, Pendidikan, dan Ekonomi Kemanusiaan

23 Oktober 2026 - 18:07

Pelantikan Pengurus DPC dan DPRt Jadi Langkah PAN Jember Perkuat Basis Pemilih

23 Oktober 2026 - 09:52

Siswa SMK Binaan MPM Honda Jatim Raih Tiga Prestasi di Cari Aman Academy 2026

23 Oktober 2026 - 09:49

Bawa Semangat Persaudaraan ke Ambarawa, MPM Honda Jatim Lepas Perwakilan Bikers Menuju Honda Bikers Day 2026

23 Oktober 2026 - 09:46

MPM Honda Jatim Kembali Lulus Audit Renewal ISO 9001:2015, Perkuat Standar Mutu Pengelolaan Gudang

23 Oktober 2026 - 09:23

Trending di Kabar Otomotif