Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Advertorial · 22 Sep 2016

Forum Kabupaten Pasuruan Sehat Gelar Workshop Percepatan Stop BAB Sembarangan


Forum Kabupaten Pasuruan Sehat Gelar Workshop Percepatan Stop BAB Sembarangan Perbesar

Pasuruan (Kabarpa.com) – Hingga kini yang menjadi permasalahan kebutuhan mendasar bagi masyarakat di pedesaan maupun di perkotaan ialah masalah air bersih dan sanitasi. Pasalnya, sampai saat ini hal tersebut masih juga belum teratasi secara maksimal. Untuk itulah pihak dari Forum Kabupaten Pasuruan Sehat (FKPS) menggelar workshop percepatan stop buang air bersih (BAB) sembarangan.

Kegiatan workshop ini berlangsung di Kantor Bapedda Kabupaten Pasuruan, dan diikuti oleh puluhan peserta yang merupakan perwakilan dari berbagai intasnsi, perusahaan, dan organisasi masyarakat (Ormas). Di antaranya yaitu Bappeda, Dinkes, Dinas PU Cipta Karya, Bapemas, BLH, Pengairan, PT Tirta Investama (Aqua), IWINS, PC Muslimat, PC Fatayat, PD Aisiyah, dan PD Nasiyatuk Aisiyah.

“Tujuan digelarnya workshop ini ialah untuk mengidentifikasi peta peluang masing-masing SKPD dan pihak lain baik menyangkut kebijakan, program, pembiayaan, dan informasi penting untuk dikoordinasikan dan dipadukan dalam gerakan terpadu Ayo Gawe WC,” kata Syukur S Apriwiyanto, sekretaris panitia kepada Kabarpas.com.

Dijelaskan, hasil dari kegiatan workshop yang bertajuk “Menyamakan Persepsi dan Menyusun Perencanaan Terpadu Gerakan Ayo Gawe WC Menuju Akses Universal 100.0.100 di Kabupaten Pasuruan 2019” ini, para peserta bisa memiliki visi dan misi bersama tentang instruksi Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf melalui gerakan terpadu Ayo Gawe WC.

“Selain itu peserta workshop diharapkan juga mampu merumuskan konsep pelaksanaan gerakan terpadu Ayo Gawe WC, dengan melibatkan semua pihak terkait seperti perusahaan, pegiat air bersih dan sanitasi di Kabupaten Pasuruan. Dan yang terpenting lagi yaitu peserta bisa menyusun data base bersama SKPD terkait melalui sasaran, lokasi, waktu dan perannya masing-masing,” terangnya kepada Kabarpas.com.

workshop-kang-apri-copy

Sementara itu, Kabid Pengendalian Masalah Kesehatan (PMK) Dinkes Kabupaten Pasuruan, Lis Lidia mengatakan, kalau pihaknya akan melakukan validadi data base kecamatan titik pantau, yang sesuai dengan akses sanitasi lebih 90 persen. Di tutur prigen pandaan tosari.

“Untuk saat ini kecamatan titik pantaunya ada 4, yaitu di Kecamatan Tutur, Prigen, Pandaan, dan Tosari.  Dan perlu diketahui bahwa selama ini kami sudah melakukan sosialisasi ke masyarakat yaitu masalah gerakan terpadu Ayo Gawe WC. Itu kami lakukan dengan mengandeng Muslimat dan Fatayat di setiap kecamatan,” pungkasnya. (adv).

Artikel ini telah dibaca 76 kali

Baca Lainnya

Bank Jatim Cabang Kraksaan Gelar Gathering Bersama OPD Pemkab Probolinggo

23 April 2026 - 08:49

KPU Kota Probolinggo Gelar Sosialisasi Hasil Pilkada Serentak 2024

1 Mei 2025 - 11:37

Aqua Pasuruan bareng Mitra Program Gelar Kolaborasi Bersama Peringatan Hari Bumi dan Kartini

29 April 2025 - 16:03

Realme C75x Resmi Hadir Menjadi Smartphone Tahan Air dengan IP69 Paling Terjangkau di Kelasnya

28 Februari 2025 - 09:47

Konferda Sukses Digelar, Raden Robby Pramadi Terpilih Sebagai Ketua Pengda IPPAT Pasuruan

23 Februari 2025 - 09:27

BPJS Ketenagakerjaan Pasuruan Bersama Pemkab Pasuruan Komit Tingkatkan UCJ

22 Januari 2025 - 12:41

Trending di Advertorial