Reporter: Rafid Ramadani
Editor: Titin Sukmawati
___________________________________
Panggungrejo (Kabarpas.com) – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan menyelenggerakan kegiatan pengajian umum dalam rangka memperingati hari lahir Pancasila. Acara ini dilaksanakan di Aula Al Ikhlas lantai dua, Rabu (31/05/2017).
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh ASN Kemenag Induk, Kepala KUA, Kepala Satker,Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas), dan Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) ini, menghadirkan penceramah dari salah satu pengurus harian NU Cabang Pasuruan, yakni Mustsyar PC NU Kab. Pasuruan, KH. Muzakki Birrul Alim.
Acara yang mengambil tema Nilai-Nilai Pancasila Dalam Alquran dan As-Sunnah ini diawali dengan pelaksnaan salat dhuhur berjamaah dan sambutan dari Kasubbbag TU, H. Munif Armuza yang mewakili kepala Kamenag Kabupaten Pasuruan yang saat itu udzur hadir karena agenda acara di Jakarta.
“Atas nama pimpinan kantor kementerian agama Kabupaten Pasuruan, kami mengucapkan selamat datang dan selamat mengikuti acara pengajian umum dalam rangka peringati Hari Lahir Pancasila. Dan tidak lupa pula disampaikan ucapan terima kasih kepada KH. Muzakki Birrul Alif yang telah sudi rawuh dan berkenan meluangkan waktunya untuk bisa mengahadiri dan berkenan mengisi pada acara yang digelar siang ini,” ucap Kasubbag TU tersebut.
Diakhir sambuatannya, Kasubbag mengatakan bahwa berdasarkan edaran himbauan dari Sekjen terkait perintah pelaksanaan upacara di tempat kerja masing-masing, juga sudah ia sampaikan di hadapan jamaah yang hadir untuk nantinya dilaksanakan di masing-masing tempat kerja pada esok harinya.
”Jangan kita biarkan gebyar pahala di bulan suci ini kita lalui begitu saja, tanpa ada upaya dan usaha untuk meningkatkan nilai keimanan dan ketaqwaan kita kepada sang Haliq Allah SWT,” pesan Munif saat menutup sambutannya.
Sementara itu, KH. Muzaakki Birrul Alim, saat giliran meyampaikan materi Tausiyahnya yaitu terkait makna dan peranan Pancasila itu sendiri.
“Bagi kita selaku warga Negara Indonesia tentunya. Bagaimana kita bersikap, bagaimana kita bertindak, dan bagaimana kita melaksanakan kehidupan yang nantinya banyak mengandung arti dan kemanfaatan bagi orang banyak tanpa mengingkari dan mengotak atik Pancasila itu sendiri. Maka dari itu, jadilah orang yang mengerti dan bisa memaknai apa yang dikandung maksud dari Pancasila itu sendiri,” pesan Kyai berusia 73 tahun ini. (fid/tin).

















