Reporter: Sudarmoko
Editor: Titin Sukmawati
___________________________________
Bangil (Kabarpas.com) – Raut wajah para tenaga honorer K2 di Kabupaten Pasuruan sangat bergembira. Pasalnya, insentif mereka selama 2 bulan untuk tribulan kedua yang selama ini ditunggu-tunggu itu akhirnya keluar juga.
Pantauan Kabarpas.com, semua tenaga honorer K2 sebanyak 579, baik itu Tenaga Pendidik Ataupun Tenaga Non Pendidik berkumpul di Kantor Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Pasuruan guna menerima tunjangan insentif tersebut.
Untuk 490 tenaga Pendidik Honorer K2 yang ada di Kabupaten Pasuruan ini, akan menerima insentif sebanyak Rp 1.5 juta untuk dua bulan. Sedangkan untuk Tenaga Non Pendidik atau tenaga Administrasi K2 sebanyak 89 akan menerima tunjangan insentif sebanyak Rp 1 juta untuk dua bulan.
Seperti yang diutarakan oleh salah satu tenaga honorer K2 asal Kecamatan Winongan, Maslukha. Dia mengaku senang dengan pencairan tunjangan ini.
“Alhamdulillah, mas bisa buat tambahan kebutuhan lebaran, juga bisa buat persiapan untuk membeli perlengkapan anak untuk tahun pelajaran baru nanti,” terangnya kepada Kabarpas.com, Kamis (15/06/2017).
Namun, ia mengatakan bahwa masalah tren yang sekarang ini sedang hangat. Yakni, Permen 23 tahun 2017 tanggal 12 Juni yaitu terkait masalah pendidikan sekolah 5 hari yang mengandung pro dan kontra.
“Di kabupaten sendiri kekurangan guru SD sebanyak seribu lebih. Oleh karena itu Bapak Kadispendik mengharapkan agar adik-adik K2 berdoa, sabar dan berupaya agar segera diangkat,” pungkasnya. (dar/tin).


















