Reporter: Sudarmoko
Editor: Agus Hartanto
___________________________________
Kejayan (Kabarpas.com) – Seorang bocah asal Perumahan Pondok Mentari Kejayan, Kabupaten Pasuruan, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dalam sungai yang ada di wilayah setempat.
Informasi yang diperoleh Kabarpas.com, Jumat sore itu sekitar pukul 17.00 WIB korban yang diketahui bernama Aszam ini, berpamitan ke orang tuanya untuk membeli petasan bersama dengan Rafka temannya.
Namun, tak lama kemudian korban kembali pulang ke rumahnya untuk minta makan ke orang tuannya. Setelah itu, korban kembali pamit untuk keluar rumah. Dan kali ini ia pamit ke kakak perempuannya, untuk membeli petasan lagi bersama Rafka.
“Tadi kata teman-temannya, korban sempat berjalan di jembatan sungai. Ia (korban.red) justru berhenti dan turun ke sungai itu untuk mencuci kaki. Apesnya, korban justru terpeleset hingga terjatuh dan hanyut ke dalam sungai tersebut,” ujar Rofi’i salah satu warga kepada Kabarpas.com, Sabtu (17/06/2017) dini hari.
Mendapati hal tersebut, Rafka sempat ketakutan dan langsung lari menuju ke rumah korban untuk melaporkan kejadian ini. Setelah itu orang tua korban dibantu warga, polisi, dan petugas tim sar melakukan pencarian terhadap korban di sungai tersebut.
“Setelah dilakukan pennyisiran di sungai tersebut selama 8 jam. Korban akhirnya berhasil ditemukan sudah tewas yaitu sekitar 1 kilometer dari lokasi terjatuhnya korban di dalam sungai,” terangnya kepada Kabarpas.com.
Ia menambahkan, korban ditemukan dalam kondisi tengkurap dan tertutup oleh lumpur yang ada di dasar sungai tersebut. “Setelah itu tubuh korban dievakuasi dari dalam sungai, dan langsung dibawa ke rumah sakit Purut (RSUD dr.R.Soedarsono,” pungkasnya. (dar/gus).

















