Reporter: Yono
Editor: Agus Hartanto
______________________________________________________________
Nguling (Kabarpas.com) – Kandas sudah niatan Moyar (50) dan anaknya untuk bisa merayakan lebaran Idul Fitri. Pasalnya, takdir berkehendak lain. Mereka berdua justru tewas tertabrak bus ketika perjalanan pulang dari belanja lebaran.
Informasi yang diperoleh Kabarpas.com menyebutkan, saat itu korban yang diketahui merupakan warga Desa Kapasan, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan ini, melaju dari arah barat menuju ke arah timur (Probolinggo.red), dengan mengendarai motor Vixion dan membonceng anaknya yang masih belum diketahui identitasnya.
“Korban terlihat mencoba untuk mendahului kendaraan di depannya. Namun, naasnya sebelum berhasil menyalip, ternyata stang motor milik korban ini bersenggolan dengan kendaraan lain hingga akhirnya oleng ke kanan. Dan korban bersama anaknya langsung terjatuh,” kata Diko, salah satu warga kepada Kabarpas.com, saat ditemui di lokasi, Sabtu (17/06/2017)
Nah, ketika keduanya terjatuh. Tiba-tiba muncul dari arah belakang sebuah bus yang melaju dengan kecepatan kencang langsung melindas tubuh kedua korban ini hingga tewas di tempat. “Kondisi tubuh dan kepalanya mengenaskan,” imbuhnya.
Sementara bus yang melindas korban tak berhenti justru malah terus melaju ke arah Probolinggo. Namun, informasi terakhir yang diterima Kabarpas.com menyebutkan, saat ini bus bersama dengan sopir dan kondekturnya sudah menyerahkan diri di Polsek Tongas.
Meski demikian, karena kecelakaan ini masuk di wilayah Pasuruan. Sehingga kecelakaan tersebut kini sudah ditangani oleh pihak kepolisian dari Satlantas Polres Pasuruan Kota. (yon/gus).

















