Reporter: Abu Avzalea
Editor: Agus Hartanto
___________________________________
Pasuruan (Kabarpas.com) – Sudah tiga hari ini tubuh Mahbub belum juga ditemukan oleh petugas gabungan, yang telah bekerja keras melakukan penyisiran mencari tubuh pelajar asal Pasuruan itu di laut selat Bali. Meski demikian, Ruchmiati ibu kandung korban, berharap datang keajaiban agar anak kesayangannya itu bisa segera ditemukan dengan kondisi masih hidup
“Saya berharap datang keajaiban, anak saya Mahbub bisa ditemukan dengan keadaan selamat dan masih hidup,” ujar Perempuan berjilbab itu kepada Kabarpas.com saat ditemui di rumahnya di Desa Semare, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.
Ia mengaku, ketika mendengar kabar bahwa anak kandungnya itu tenggelam ke laut. Dirinya langsung kaget seakan mendapat pukulan keras. Bahkan, ia seolah sempat tak percaya kalau niatan anaknya untuk melakukan ziarah ke salah satu makam ulama di Bali itu, justru harus berujung petaka.
“Saya tidak ada kepikiran apa-apa, saat ia pamit untuk ikut rombongan ziarah ke Bali. Sehingga saya izinkan ia untuk ikut. Namun, ternyata justru kena musibah,” ucap Ruchmiati dengan nada sepi.
Ruchmiati mengatakan bahwa pasca mendapat kabar anaknya tenggelam ke laut. Ia pun langsung melakukan berbagai upaya untuk memastikan keberadaan anaknya yang saat ini masih belum juga ditemukan tubuhnya.
“Ada beberapa ulama di Madura dan Malang sudah saya datangi untuk meminta petunjuk, apakah anak saya masih hidup apa sudah mati. Ternyata hasilnya, mereka semua yang saya datangi ini bilang kalau Mahbub masih hidup dan saat ini masih disembunyikan makhluk halus,” pungkasnya. (abu/gus).

















