Reporter: Abu Avzalea
Editor: Agus Hartanto
___________________________________
Pasuruan (Kabarpas.com) – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, melakukan silaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Sidogiri, Kabupaten Pasuruan. Kedatangan mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di Ponpes Sidogiri ini, langsung disambut hangat oleh pimpinan ponpes Sidogiri, KH Nawawi Abdul Jalil, Jumat (30/06/2017):
Dalam kesempatan itu, sejatinya Mendikbud hanya silaturahim tidak ada rencana menjelaskan soal program penguatan karakter (PPK) meski Ponpes Sidogiri yang paling awal menolak.
Namun, tiba-tiba suasana semakin akrab ketika diketahui bahwa saudara sepupu Mendikbud, Waskito menikah dengan salah satu keluarga dari Sidogiri.
Kendati demikian, dari pembicaraan gayeng berubah serius ketika ketua alumni Sidogiri, Gus Ahmad mengatakan hendak menyampaikan petisi yang sudah ditandatangani 3000 orang dari kalangan Madrasah Diniyah, santri, ormas yang menolak PPK yang menurut istilah pihak petisi disebut full day school (FDS).
Mendikbud menyambut baik petisi yang hendak disampaikan itu. Sehingga dalam kesempatan itu terjadi dialog cukup terbuka terkait PPK. Banyak pertanyaan kritis disampaikan ke Mendikbud.
Salah seorang yang hadir menyampaikan secara terbuka bahwa PPK dikhawatirkan akan mematikan madin. Mendikbud kemudian menjelaskan panjang lebar mengenai program PPK tersebut. Bahkan Mendikbud meminta pihak dari Ponpes Sidogiri untuk bisa mempertemukan dirinya dengan masyarakat lebih luas guna tabayun dan dialog terkait PPK tersebut.
Meski demikian, Mendikbud sangat mengapresiasi sikap Sidogiri yang terbuka kritis dan langsung tabayun. “Inilah barokah dari silaturahim,” katanya sambil tersenyum. (abu/gus).

















