Reporter : Joko Santoso
Editor : Hari Sudarmoko
________________________________________________________________________
Bangil (Kabarpas.com) – Untuk memperingati Hari Pahlawan yang diperingati setiap tanggal 10 November. Puluhan elemen masyarakat Kabupaten Pasuruan menggelar upacara dan doa bersama di area pemakaman salah satu tokoh legendaris pejuang rakyat Pasuruan, Sakera alias Sagiman yang berada di Dusun Bekacak, Kelurahan Kolursari, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan.
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Pasuruan, Ki Bagong Sabdo Sinukerto beserta seluruh anggotanya, Gunawan Karyanto (Ketua KSBSI) Pasuruan, Handaka (Ketua AMPG) Kabupaten Pasuruan, Komet (Ketua Suporter Sakera Mania), perwakilan Koramil Bangil, Staf Kecamatan Bangil, Polsek Bangil, mahasiswa, karang taruna dan masyarakat umum.
Menurut Ki Bagong Sabdo, saatnya warga Pasuruan bersatu dan melestarikan keberadaan Sakera sebagai Pahlawan Nasional dan Monteng sebagai senjata khas Kabupaten Pasuruan.
“Dalam acara ini juga dilakukan dukungan tanda tangan seluruh lapisan masyarakat, agar Pak Sakera dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional, dan senjatanya yakni “Monteng” menjadi senjata khas Kabupaten Pasuruan,” katanya kepada Kabarpas.com, Jumat (10/11/2017).
Seusai melakukan doa bersama mereka kemudian melakukan long march ke gedung DPRD Kabupaten Pasuruan untuk menyerahkan petisi dan dukungan tanda tangan tersebut, agar dapat dengan segera ditindaklanjuti oleh pemerintah.
“Aspirasi saudara akan segera kami sampaikan kepada Bupati dan Kementerian Sosial di Jakarta. Namun, demikian semua itu membutuhkan proses yang tak sebentar, akan tetapi tetap akan kita perjuangan,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, H. Sudiono Fauzan. (jok/dar).

















