Reporter : Ali Mahfudz
Editor : Anis Natasya
Probolinggo, Kabarpas.com – Demi memberikan pelayanan yang maksimal terutama kepada masyarakat yang mengalami gangguan jiwa, Puskesmas Pajarakan membentuk kader kesehatan jiwa dan posyandu jiwa.
“Wadah ini diharapkan dapat meningkatkan peran masyarakat dalam upaya penyelenggaraan deteksi dini ODGJ (Orang Dengan Ganggung Jiwa) dan ODMK (Orang Dengan Masalah Kejiwaan) di Kecamatan Pajarakan,” kata Kepala Puskesmas Pajarakan dr Syaiful Bahri, Kamis (1/2/2018).
Untuk tahun 2017 di Kecamatan Pajarakan, jumlah pasien ODMK kurang lebih 2.472 jiwa dan jumlah ODGJ berat kurang lebih 76 jiwa. Perkembangan pasien yang sudah lepas pasung kurang lebih 55 jiwa.
“Berdasarkan jumlah ODMK dan ODGJ maka perlu adanya koordinasi lintas sektor terkait atau peran serta masyarakat dalam penanganan kasus ODMK dan ODGJ dengan adanya pembentukan kader kesehatan jiwa dan posyandu jiwa di wilayah kerja Puskesmas Pajarakan,” jelas Syaiful.
Terbentuknya wadah ini diharapkan jumlah pasien ODMK dan ODGJ dapat berkurang dan pasien yang sudah berobat dapat sembuh dan kembali beraktifitas dengan hidup yang penuh inovasi dan sejahtera. (fudz/nis)

















