Reporter : Ainul Yaqin
Editor : Agus Hariyanto
Pasuruan, Kabarpas.com – Yayasan pendidikan Raudhatul Mustariyah kembali memberikan santunan kepada puluhan anak yatim, yang tinggal di wilayah sekitar. Menariknya, acara pemberian santunan ini diberikan langsung oleh para siswa PAUD dan TK Raudlatul Mustariyah kepada para anak yatim.
Acara santunan anak yatim yang digelar di tengah pandemi korona ini, dilakukan dengan penerapan protokoler kesehatan ketat.
Dengan ditemani orang tuanya masing-masing, para siswa di Yayasan Raudhatul Mustariyah tersebut secara bergantian memberikan uang hasil jajan mereka ke satu persatu anak yatim yang sedang menempuh pendidikan di sekolah.
Acara santunan anak yatim dalam rangka menyemarakkan Tahun Baru Islam ini berlangsung di komplek Yayasan “Rumus”, yang beralamat di Jalan Halmahera XI, Kota Pasuruan.
“Anak yatim merupakan titipan Allah SWT yang harus selalu diperhatikan segala kebutuhannya. Dan kegiatan ini merupakan tanggung jawab sekaligus sebuah kewajiban yang diberikan oleh Yayasan Raudhatul Mustariyah kepada anak yatim yang sedang menempuh pendidikan di lembaga pendidikan kami,” kata Ummu Salamah, yang merupakan salah satu majelis keluarga Yayasan “Rumus
Neng Um sapaan akrab dari Ustadzah Ummu Salamah tersebut menyampaikan, bulan Muharram memiliki banyak keistimewaan dibandingkan dengan hari-hari biasa.
“Dan keistimewaan dari bulan Muharram ini sudah disabdakan oleh Rasulullah dalam hadisnya salah satunya yaitu dengan menyantuni anak yatim,” ungkapnya.
Lebih lanjut Neng Um mengatakan, tujuan para anak didiknya yang masih PAUD dan TK itu memberikan santunan sendiri kepada anak yatim adalah untuk membiasakan mereka untuk bisa berbagi dengan sesama sejak dini.
“Pembiasaan berbagi dan menumbuhkan empati kepada anak-anak kecil, tujuannya agar ketika mereka dewasa sudah terbiasa melestarikan amaliyah soleh, sehingga tidak terkikis oleh zaman,” ungkap ibu empat anak tersebut.
Selain diikuti oleh para siswa TK dan Paud. Santunan ini juga diikuti semua lembaga di Yayasan Raudlatul Mustariyah, yaitu mulai dari Madin hingga Madrasah Ibtidaiyah (MI).
Sementara itu, Pimpinan Yayasan Raudhatul Mustariyah, Nyai Hj Suaibah Shihab menambahkan, acara santunan anak yatim itu merupakan tradisi tahunan yang digelar setiap tanggal 10 Muharram, dan sudah berlangsung sejak lama di Yayasan “Rumus” yang diasuhnya tersebut.
“Dalam santunan anak yatim tersebut, kami juga memberikan kesempatan kepada para wali murid maupun wali santri untuk turut serta menyantuni anak yatim,” pungkasnya. (qin/gus).

















