Pasuruan, Kabarpas.com – Senator Evi Zainal Abidin mengungkap pentingnya pengamalan nilai-nilai pancasila untuk menumbuhkan semangat bergotong royong, khususnya di tengah pandemi covid-19 seperti saat ini. Hal itu diungkapkannya dalam acara sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, yang digelar di Koperasi Usaha Tani Ternak (KUTT) Suka Makmur Grati, Kabupaten Pasuruan.
Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan dengan memperhatikan protokol Kesehatan covid-19. Bahkan, sebelum berlangsungnya sosialisasi oleh Senator dengan perolehan tertinggi di Jawa Timur ini, setiap peserta dihimbau untuk melakukan jaga jarak, pemeriksaan suhu tubuh dan juga wajib menggunakan masker. Hingga kursi dalam ruang sosialisasi sudah diatur secara berjarak oleh panitia.
Dalam sosialisasi kali ini Senator Evi menggangkat tema “Pancasila di Tengah Pandemi covid-19: Memperkokoh Nilai Kemanusiaan dan Semangat Gotong Royong”.
Anggota DPD RI Perwakilan Jawa Timur ini percaya bahwa kondisi pandemi ini melahirkan perasaan senasib dan sepenanggungan yang muncul secara spontan melalui berbagai aksi dalam membantu antara sesama tanpa memandang suku, ras, agama.
“Ini membuktikan bahwa nilai-nilai Pancasila telah diaktualisasi dalam cara berpikir, bertindak, berelasi antar masyarakat dalam mewujudkan nilai kemanusian,” ujar wanita yang pernah meraih penghargaan Kabarpas Award 2019 kategori Politisi Perempuan Terinspiratif.
Menurut Senator Evi, nilai-nilai pancasila khususnya pemaknaan sila kelima dapat membantu dalam menjalankan kehidupan di tengah pandemi Covid-19.
Lebih lanjut ia mengatakan, gotong royong dalam skala besar dan di segala bidang kehidupan harus dijalankan bersama semua elemen untuk saling bahu membahu membangun bangsa memasuki tatanan normal baru. Hal itu membuktikan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila semakin relevan dalam menjaga bangsa ini, termasuk di tengah pandemi Covid-19.
“Gambaran-gambaran aksi solidaritas masyarakat di tengah pandemi ini, membuktikan kemampuan bangsa untuk dapat bangkit dari situasi Pandemi Covid-19. Semoga kita semua tetap sehat dan tetap patuh pada protokol kesehatan yang selalu diingatkan oleh pemerintah,” tutup wanita yang akrab disapa Bunda Eza itu saat memberikan paparannya. (cha/gus).

















