Reporter : Jujun Junior
Editor : Diaz Octa
Pasuruan, Kabarpas.com – Hari ke 5 Pondok Pesantren KHA. Wahid Hasyim Bangil melakukan rapid test terhadap santriwatinya yang kembali ke pondok-pesantren, Minggu (05/07/2020).
Sebanyak 125 santri yang hari ini kembali ke pesantren harus melalui beberapa proses cek kesehatan, sebelum mereka memasuki area pondok pesantren.
Diawali dengan penyemprotan disinfektan dan menggunakan hand sanitizer. Santri kemudian melakukan rapid test secara bergantian. Rapid test tersebut dilakukan oleh petugas Puskesmas Raci.
Para santri harus menunggu hasil rapid test sekitar 10 hingga 15 menit. Setelah diketahui hasilnya non reaktif, para santri diwajibkan mandi dan ganti baju.
Setelah itu, santri diperbolehkan masuk ke pondok dan barang bawaan santri juga disemprot disinfektan di depan gerbang masuk.
Sedangkan yang hasilnya reaktif, santri tersebut kembali pulang untuk diisolasi mandiri di rumah.
Menurut keterangan ketua panitia, sebelumnya para santri dikarantina mandiri selama 14 hari di rumahnya masing-masing. Dan ketika melakukan tes kesehatan pun, para santri membawa hasil karantina mandiri serta surat keterangan sehat dari RT/RW.
Para santri yang sudah di dalam pondok pesantren tetap melakukan social distancing. Mulai dari makan, hingga tidur pun diberi jarak.
“Nantinya, para santri melaksanakan kegiatan ubudiyah, physiological recovery, kegiatan ringan, dan having fun untuk menumbuhkan kembali semangat belajar setelah 3 bulan libur,” ujar KH Ahmad Wildan, Pengasuh Ponpes KHA. Wahid Hasyim kepada Kabarpas.com. (Jun/Diz)

















