Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Headline News · 9 Sep 2022

Jembatan Gantung Ambruk di Probolinggo Diduga Karena Overload


Jembatan Gantung Ambruk di Probolinggo Diduga Karena Overload Perbesar

Probolinggo, Kabarpas.com – Asisten 2 Pemerintah Kabupaten Probolinggo Hasyim Asyari meninjau langsung ke TKP ambruknya jembatan gantung di Probolinggo. Dan hasil dari pendalaman Dinas PUPR bahwa jembatan ambruk tersebut diduga overload, ditambah ada siswa yang menggoyang jembatan saat menyebrang.

“Hasil keterangan Dinas PUPR yang meninjau di lapangan jembatan tersebut melebihi kapasitas, serta tali penyangga jembatan terkikis arus sungai. Bahkan saat menyebrang mereka menggoyang-goyang jembatan gantung tersebut,” ujar Hasyim kepada Kabarpas.com.

Ia menyebut untuk biaya perawatan medis akan diusulkan gratis tanpa biaya dan secepatnya akan dilakukan revitalisasi jembatan, karena ini merupakan akses masyarakat 2 kecamatan.

“Karena ini musibah kita alokasikan dengan menggunakan Dana TT, dan biaya medis kita usulkan gratis,” tandasnya.

Seperti dikabarkan sebelumnya, sekitar 14 siswa dan 2 guru pendamping SMPN I Pajarakan, Probolinggo terluka akibat jembatan gantung yang dilaluinya ambruk. Korban jatuh ke sungai karena jembatan gantung tersebut putus. (pj/gus).

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

SPPG Pondokkelor 2 Gelar Baksos Door to Door Bagi Warga Kurang Mampu

3 Mei 2026 - 16:02

May Day, Sarbumusi Kabupaten Probolinggo Dorong Perbaikan 8 Sektor

1 Mei 2026 - 17:05

KKG Multigrade Wonomerto-Sumberasih Perkuat Pola Pikir Bertumbuh Guru

1 Mei 2026 - 08:55

Diskan Kabupaten Probolinggo dan DKP Jatim Gaspol Benahi Garam Rakyat

30 April 2026 - 12:57

Harlah Ansor ke-92, GP Ansor Kraksaan Bagikan Obat Pertanian Bagi Petani

29 April 2026 - 11:15

Serap Aspirasi Masyarakat, Dini Rahmadina Datangi Pasar Sukapura

28 April 2026 - 14:58

Trending di Kabar Probolinggo