Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Terkini · 20 Mar 2024

Pilkada Trenggalek 2024, Pengamat Ini Sebut Parpol Idealnya Cari Jago


Pilkada Trenggalek 2024, Pengamat Ini Sebut Parpol Idealnya Cari Jago Perbesar

Trenggalek, kabarpas.com – Jika tidak ada aral melintang, Pemilukada 2024 akan dilaksanakan pada bulan November mendatang. Tak terkecuali di Kabupaten Trenggalek.

Pengamat politik Trenggalek, Haris Yudhianto menyebut saat ini idealnya parpol itu mencari jago calon bupati bukan melakukan penjaringan, karena minimnya kaderisasi dan rata-rata pilih di zona nyaman. Tidak mau keluar zona tersebut, misalnya naik kelas ke tingkat provinsi, pusat atau macung dalam Pemikukada.

Haris sapaan dia menjelaskan, dengan kindisi yang demikian maka posisi incumbent tetap kuat. Kecuali parpol berani mencari jago alternatif bukan lagi menjaring. “Kalau menjaring itu menunggu mereka yang datang. Jadi harus mencari yang potensial dan punya kemampuan yang memadai untuk bersaing melawan incumbent, “ucapnya.

Haris menuturkan, kalau menjaring itu calon yang akan mendaftar itu kesannya belum-belum sudah takut dengan biaya politik. Namun, jika mencari maka akan ada sharing. Baik kepentingan partai kedepan ataupun kepentingan calon.

“Tapi kalau parpol bersikukuh menjaring dan tidak mencari maka akan sulit mengimbangi incumbent, “imbuhnya.

Ditambahkan Haris, untuk calon yang dicari memang akan lebih pas jika dari luar Trenggalek yang memiliki kapasitas, keilmuan dan kemampuan anggaran, saya kira masalah waktu yang kurang dari 1 tahun masih memungkinkan untuk melawan incumbent.

“Orang baru yang akan mencalonkan tentu belum dikenal oleh masyarakat. Bisa saja masyarakat menyebut baik dan punya kemampuan, “tukasnya.

Ketika disinggung sosok yang bisa mengimbangi incumbent, dia menyampaikan, sosok tersebut punya kapasitas keilmuan, punya anggaran yang cukup dan bisa diterima oleh kalangan masyarakat Trenggalek yang hiterogen. Tapi yang paling banyak dari kalangan NU. “Jadi ini kriteria yang harus dimiliki calon jika ingin melawan incumbent, “tutupnya. (ags/ian).

Artikel ini telah dibaca 157 kali

Baca Lainnya

Suara Kecil dari Aksi FMJM Jember: Guru, Emak-emak, hingga Supplier Telur Ceritakan Harapan dari MBG 

20 Juni 2026 - 13:49

Long March 10 Ribu Warga Jember Dukung MBG, Minta Pemerintah Perbaiki Tata Kelola Bukan Hentikan Program 

20 Juni 2026 - 13:47

HUT ke-108 Kota Mojokerto Berlangsung Meriah, SDM Modal Utama Jadi Fokus Pembangunan

20 Juni 2026 - 12:55

Bukan Demo Biasa, Ahmad Halim Mendadak Jadi Rebutan Tanda Tangan Emak-emak di Gedung DPRD Jember 

20 Juni 2026 - 12:19

ESI Kota Pasuruan Jaring Atlet Muda Lewat Turnamen Esports Menuju Kapolri Cup 2026

20 Juni 2026 - 11:57

Pemkot Pasuruan dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi Wujudkan Perlindungan Menyeluruh bagi Masyarakat

20 Juni 2026 - 06:53

Trending di Berita Pasuruan