Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 25 Agu 2025

Festival Anggrek 2025 Dibuka, Puluhan Florist Berbagai Kota Berkumpul di Jember


Festival Anggrek 2025 Dibuka, Puluhan Florist Berbagai Kota Berkumpul di Jember Perbesar

Senin, 25 Agustus 2025 – 18.43 | 1049 kali dilihat

 

Jember, Kabarpas.com – Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Ghyta Eka Puspita membuka gelaran Festival Anggrek Jember (FAJ) ke-3 dengan tema “Anggrek Pesona Loka 2025”. Acara berlangsung di Gedung Serba Guna Kaliwates pada Senin (25/08/2025).

Tema Anggrek Pesona Loka dipilih untuk menegaskan bahwa anggrek merupakan keindahan lokal Kabupaten Jember yang pesonanya telah dikenal hingga ke berbagai daerah di Nusantara. Pemerintah Kabupaten Jember pun memberikan dukungan penuh agar FAJ dapat menjadi agenda tahunan yang konsisten, sekaligus sebagai upaya membangkitkan gairah dunia peranggrekan di Jember.

“Festival Anggrek ini jangan hanya menjadi kegiatan biasa, tetapi bagaimana caranya kita, khususnya generasi muda, bisa berkontribusi lebih besar lagi dalam mengembangkan potensi anggrek,” ujar Ning Ghyta dalam sambutannya.

Tahun ini, FAJ diikuti oleh 34 peserta yang berasal dari berbagai daerah, meliputi Jember, Pasuruan, Lumajang, Banyuwangi, Surabaya, Probolinggo, Sumbawa, Jawa Tengah, Malang, Blitar, Mojokerto, dan Nganjuk. Hal ini menegaskan skala nasional festival tersebut sekaligus memperkuat posisi Jember sebagai pusat kegiatan peranggrekan di Indonesia.

Selain pameran anggrek, FAJ juga menghadirkan talkshow inspiratif dengan menghadirkan empat narasumber, yaitu Ning Ghyta mewakili Bupati Jember, Gus Yasin Ketua PAI DPD Jawa Timur, Dedek Setia Ketua DPC Malang Raya, Novianto Ketua Departemen Agribisnis DPD PAI.

Talkshow mengangkat tema “Inovasi Budaya dan Bisnis Anggrek sebagai Potensi Penggerak Ekonomi Daerah”.

Dalam kesempatan itu, Ning Ghyta juga menyampaikan harapannya agar Festival Anggrek Jember terus berkembang dari tahun ke tahun, dengan kualitas yang lebih baik serta jangkauan yang lebih luas. Ia menambahkan bahwa Jember telah memiliki laboratorium anggrek yang berpotensi besar untuk dikembangkan.

“Hasil penelitian dari laboratorium ini nantinya bisa melahirkan produk turunan yang bernilai dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” tegasnya.

Dengan adanya FAJ, diharapkan anggrek tidak hanya menjadi simbol keindahan Jember, tetapi juga menjadi salah satu penggerak ekonomi lokal yang berdaya saing nasional. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

Banten Media Hub 2026, Media Lokal Didorong Punya Unit Usaha

1 Juli 2026 - 08:58

Wujudkan Smart System, FTS Uniwara Gelar Kuliah Pakar Integrasi AI dan IoT

1 Juli 2026 - 08:54

Peringati Harganas Ke-33, DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo Perkuat Ketahanan Keluarga Hadapi Era Digital

1 Juli 2026 - 08:46

Lulus “Cumlaude” Doktor Unair, Hj Lelly Kikin Sentil Pimpinan PBNU Agak Lupa Qonun Asasi

30 Juni 2026 - 16:58

Mas Adi Lantik 87 ASN, Perkuat Birokrasi yang Responsif, Digital, dan Inovatif

30 Juni 2026 - 07:44

Guru Kompeten, Lulusan Berkualitas: MPM Honda Jatim Perkuat Pendidikan Vokasi melalui TSM Honda

30 Juni 2026 - 07:32

Trending di Kabar Otomotif