Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 28 Sep 2025

Peran Penting TPK, Ning Ghyta: Jadi Pilar Membangun Generasi Emas di Jember


Peran Penting TPK, Ning Ghyta: Jadi Pilar Membangun Generasi Emas di Jember Perbesar

Jember, Kabarpas.com – Upaya mencetak generasi emas terus digelorakan oleh Pemkab Jember melalui penguatan peran Tim Pendamping Keluarga (TPK). Pada Sabtu (27/9/2025), Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Ning Ghyta Eka Puspita memimpin kegiatan Orientasi TPK bertajuk “Dari Rumah untuk Bangsa: Cinta Ayah dan TPK Jaga 1000 HPK” yang digelar di Balai Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru. Agenda ini menjadi bagian dari pembukaan rangkaian Bunga Desaku hari kedua.

Dalam sambutannya, Ning Ghyta menegaskan bahwa TPK di Desa Yosorati telah aktif sejak 2021. Dengan demikian, hampir lima tahun tim ini hadir di tengah masyarakat untuk mendampingi keluarga, khususnya dalam fase krusial 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Menurutnya, kiprah tersebut bukan sekadar rutinitas program, tetapi bentuk amal jariyah yang memberikan kontribusi jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat.

“Apa yang Panjenengan jalankan sejak tahun 2021 ini semoga menjadi amal jariyah. Dengan sukacita yang luar biasa, mari kita terus mendampingi keluarga-keluarga di Kecamatan Sumberbaru, di Jember, di Jawa Timur, hingga untuk Indonesia,” ujar Ning Ghyta.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa pendampingan keluarga mencakup dimensi yang luas: persiapan pernikahan, masa kehamilan, persalinan, hingga penanganan gizi buruk, stunting, dan kasus anak yang mengalami hambatan pertumbuhan. Semua tantangan tersebut, menurutnya, hanya bisa diatasi jika TPK, tenaga kesehatan, pemerintah, dan masyarakat bersinergi secara konsisten.

Selain itu, Ning Ghyta juga mengingatkan pentingnya pendekatan humanis dalam menjalankan tugas. Menurutnya, TPK tidak boleh berhenti pada tataran pelatihan atau teori, tetapi harus hadir secara nyata dengan hati.

“Mari kita lihat tetangga yang butuh edukasi. Sampaikan dengan cara yang halus, dengan diskusi, dengan pendampingan, agar pesan kita sampai tanpa melukai,” tuturnya.

Di luar persoalan teknis pendampingan keluarga, Ning Ghyta turut menyoroti potensi besar Kabupaten Jember. Dengan luas wilayah terbesar ketiga di Jawa Timur, populasi yang juga masuk tiga besar, serta kekayaan alam yang melimpah, Jember disebutnya memiliki modal kuat untuk maju. Namun demikian, ia juga mengakui adanya tantangan serius, seperti kemiskinan ekstrem, angka kematian ibu dan bayi, pernikahan dini, hingga masalah zero dose imunisasi pada anak.

Mengakhiri sambutannya, Ning Ghyta mengajak seluruh peserta orientasi untuk menjadikan pendampingan keluarga sebagai gerakan nyata yang lahir dari ketulusan hati, bukan semata menjalankan kewajiban administratif. Ia menegaskan bahwa keberhasilan membangun generasi emas ditentukan oleh kolaborasi semua pihak dalam menghadirkan keluarga yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Dengan pendekatan komprehensif ini, Pemerintah Kabupaten Jember melalui peran TPK berharap dapat mencetak generasi unggul yang siap mengantarkan Indonesia menuju masa depan gemilang. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 17 kali

Baca Lainnya

Temui Bupati Fawait, Komisi D DPRD Jatim Bawa Kabar Perbaikan Jalan Provinsi Jember

29 September 2026 - 23:50

Di Balik Rp187,4 Miliar Revitalisasi Sekolah di Jember, Ada Ribuan Pekerja yang Kebagian Rezeki

29 September 2026 - 23:47

Baret Rescue Turunkan Tangki Air untuk Warga Jember yang Kekurangan Air Bersih

29 September 2026 - 14:04

Stylo Sound Ride #TunjukkanStyleLoNyanyi, Padukan Musik dan Gaya Retro Honda Stylo 160 di Jember

29 September 2026 - 14:00

Semarak Kompetisi dan Aksi Supporter Warnai Honda DBL 2026 East Java – East di Jember

29 September 2026 - 13:54

HPN 2026, BRI Jember Turun Langsung Sapa dan Dengarkan Nasabah

29 September 2026 - 13:48

Trending di KABAR NUSANTARA