Reporter : Ajo
Editor : Agus Hartanto
_________________________________
Pasuruan, (Kabarpas.com) – Sebuah lahan seluas 34 hektar yang merupakan bekas galian C, di Dusun Jurang Pelen, Desa Bulusari, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, dalam waktu dekat akan disulap menjadi perumahan khusus prajurit marinir.
“Lahan tersebut diperoleh atas pembelian secara tunai dari lahan milik salah satu anggota Marinir, yang peduli atas rekannya sesama prajurit yang selama ini kos, sewa rumah dan ikut mertua. Rencananya di lahan itu akan dibangun untuk rumah non dinas prajurit,” kata Dandenma Pasmar 1 Marinir, Mayor Mar, Andi Iksan kepada Kabarpas.com.
Dijelaskan, rencananya lahan tersebut akan diperuntukkan bagi para prajurit yang tidak punya rumah tinggal. Baik dari TNI AD dan AL.
“Sesuai dari petunjuk pimpinan, rencanya akan dibangun 2000 unit rumah bertype 40, 45, 54 dan 70. Lahan tersebut saat ini masih dalam proses izin dari Pemerintah Kabupaten Pasuruan baik izin prinsip, HO dan IMB nya, “ terangnya kepada Kabarpas.com.
Lebih lanjut ia mengatakan, lahan tersebut merupakan lahan bekas galian C yang tak digunakan lagi. Dari luas lahan itu, sesuai dari hasil survey masih kurang. Padahal yang dibutuhkan pihaknya luasnya mencapai 70 – 80 hektare. Saat ini lanjut dia, di lokasi masih dilakukan pasang patok kapling juga proses pemerataan lahan, agar secepatnya dilaksanakan pembangunan agar secepatnya bisa direalisasikan.
Bahkan papan pemberitahuan akan dibangunnya rumah tersebut telah disosialisasikan kepada warga desa sekitar.
“Lahan itu bukan untuk kepentingan lain. Itu benar-benar diperuntukkan bagi prajurit yang tidak punya rumah tinggal. Bahkan, setelah diumumkan, jumlah pendaftarnya sudah mencapai 3000 lebih. Karenanya kami masih membutuhkan lahan lagi, “ tandasnya.
Ia mengaku, upaya pemberian fasilitas perumahan bagi prajurit ini sudah ketiga kalinya dilakukan oleh pihaknya, yang bekerjasama dengan pihak pengembang.
“Kami menyediakan lahannya dan pihak pengembang yang mewujudkannya. Untuk proses anggarannya bersumber dari dana Asabri dan diangsur sesuai dengan tingkat kepangkatan para prajurit, “ kata Lettu Mar, Deny, saat mendampingi Mayor Mar, Andi.
Ditambahkannya, untuk type 40 dan 45 untuk kalangan prajurit Tamtama dan Bintara. Sedangkan type 54 untuk tingkat perwira dan type 70 bagi perwira menengah.
“Untuk lebar jalan direncanakan 8 meter. Namun terlebih dulu akan dibangun sebuah klinik untuk memberikan pelayanan kesehatan pada warga sekitar dan untuk kontruksi rumah memakai sistem Bagasting (cetakan beton cina), “pungkasnya. (ajo/gus).

















