Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Advertorial · 11 Mar 2024

Bupati Trenggalek Mas Ipin : Arah Pembangunan Kabupaten Trenggalek 2025 adalah Ekonomi Lestari


Bupati Trenggalek Mas Ipin : Arah Pembangunan Kabupaten Trenggalek 2025 adalah Ekonomi Lestari Perbesar

Trenggalek, kabarpas.com – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menyebut jika arah pembangunan Kabupaten Trenggalek Tahun 2025 adalah Ekonomi Lestari. Hal ini disampaikan saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Pendek Daerah (RPJPD) Tahun 2025.

Mas Ipin sapaan dia mengatakan, mengingat arah pembangunan Kabupaten Trenggalek adalah Ekonomi Lestari, maka kita mengambil tema pembangunan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2025, yakni Kedaulatan Pangan, Peningkatan Pendadatan Masyarakat dan Pengelolaan Pertanian Berjelanjutan dalam rangka adaptasi Perubahan Iklim Ditopang Birokrasi yang Melayani.

Mas Ipin menegaskan, tiga prioritas pembangunan yang telah ditetapkan, yaitu pertama, Pertumbuhan Ekonomi Melalui Kedaulatan Pangan dan Peningkatan Pendapatan Masyarakat.

Kedua, Infrastruktur Berwawasan Lingkungan dalam Rangka Adaptasi Perubahan Iklim. Ketiga, Peningkatan Tata Kelola Birokrasi yang Melayani.

“Visi kita adalah wujudkan Net Zero Carbon. Salah satunya dengan memanfaatkan potensi Mangrove dan kehutanan yang bisa hasilkan ekonomi masyarakat, “imbuhnya.

Mas Ipin menyampaikan, salah satu yang menjadi perhatian adalah dengan adanya dana pemanfaatan FOLU (Forestry and Other Land Use) yang busa digunakan selama punya manajemen hutan yang berkelanjutan.

“Kita dorong teman-reman dan masyarakat agar bisa melakukan aksi sehingga ekonomi lesrari itu bisa tercipta. Tak terkecuali menjaga lingkungan itu bisa menghasilkan uang, “tukasnya.

Di Kabupaten Trenggalek, lanjut dia, hal itu sudah diwujudkan melalui Adipura Desa. Dimana desa-desa yang menang dan mendapat Adipura akan mendapat bantuan keuangan khusus.

Tak hanya FOLU, orang nomor satu di Kabupaten Trenggalek ini juga akan fokus menyiapkan perdagangan karbon dengan menyusun dokumen san persyaratan apa saja yang dibutuhkan oleh sejumlah pihak. “Kita sedang hitung cadangan karbon, serapan karbon, mekanismenya dan transaksinya. Kita tetap ikuti aturan pemerintah, “tandasnya.

Dia menyakini jika saja semua hutan di Trenggalek, termasuk hutan mangrove dan kawasan kars dievaluasi nilai yang didapat Kabupaten Trenggalek dalam perdagangan karbon mencapai 30 hingga 40 persen dari APBD yang diasumsikan Rp 1,9 triliun.

“Jika saja lima tahun awal dokumen dan sistem sudah dilaksanakan, 2 hingga 3 tahun kita sudah bisa jualan karbon, “tutupnya (ADV/Sumber :Prokopim Kabupaten Trenggalek).

Artikel ini telah dibaca 75 kali

Baca Lainnya

Suara Kecil dari Aksi FMJM Jember: Guru, Emak-emak, hingga Supplier Telur Ceritakan Harapan dari MBG 

20 Juni 2026 - 13:49

Long March 10 Ribu Warga Jember Dukung MBG, Minta Pemerintah Perbaiki Tata Kelola Bukan Hentikan Program 

20 Juni 2026 - 13:47

HUT ke-108 Kota Mojokerto Berlangsung Meriah, SDM Modal Utama Jadi Fokus Pembangunan

20 Juni 2026 - 12:55

Bukan Demo Biasa, Ahmad Halim Mendadak Jadi Rebutan Tanda Tangan Emak-emak di Gedung DPRD Jember 

20 Juni 2026 - 12:19

ESI Kota Pasuruan Jaring Atlet Muda Lewat Turnamen Esports Menuju Kapolri Cup 2026

20 Juni 2026 - 11:57

Pemkot Pasuruan dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi Wujudkan Perlindungan Menyeluruh bagi Masyarakat

20 Juni 2026 - 06:53

Trending di Berita Pasuruan