Reporter : Hari Sudarmoko
Editor : Titin Sukmawati
___________________________________
Pasuruan (Kabarpas.com) – Beragam upaya dilakukan untuk mencegah terjadinya banjir. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh aktifis peduli lingkungan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Peduli Lingkungan (FKPL). Mereka bekerja sama dengan ECOTON Gresik melakukan kegiatan membersihkan sampah popok yang ada di Sungai Kedunglarangan, Kecamatan Bangil, kabupaten setempat.
Koordinator Konseling FKPL Christin mengatakan, bahwa saat ini jumlah sampah dari popok yaitu sebanyak 20 % dari plastik, 50% dari kapas yang berasal dari bubuk kayu dikasih pemutih dan 30% dari sodium prolikrilak.
“Salah satunya yaitu apabila terkena air akan mengambang dan kalau dimakan akan mengandung jel-jel. Sehingga ikan bisa mengandung zat-zat kimia, ” katanya kepada Kabarpas.com, Senin (18/09/2017).
Ia juga menambahkan bahwa salah satu tujuan dari kegiatan tersebut ialah untuk mewujudkan sungai yang bebas sampah popok 2020. Sehingga ada tiga sungai yang menjadi sasaran FKPL, yakni sungai Kedunglarangan, Sungai Kepulangan Gempol, Sungai Wrati Beji.
“Kami melibatkan 20 orang untuk menyisir sungai Kedunglarangan, di situ kami mencari sampah popok yang berserekan di dataran sungai. Sehingga dengan ini kami juga akan ikut menyisir dan membersihkan sampah popok selama tiga hari,” pungkasnya. (dar/tin).

















