Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 3 Mei 2017

Diduga Dipicu Masalah Sepele, Pria Ini Tiba-tiba Disabet Pisau Temannya Sendiri


Diduga Dipicu Masalah Sepele, Pria Ini Tiba-tiba Disabet Pisau Temannya Sendiri Perbesar

Reporter: Yono

Editor: Agus Hartanto

___________________________________________

Nguling (Kabarpas.com) – M Afandi, warga Desa Sumberdawesari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Terpaksa harus dibawa ke Puskesmas setempat, lantaran Pipi dan pelipis mata kirinya robek, usai disabet pisau oleh temannya sendiri yaitu berinisial MSH, warga Desa Cukurgondang, Kecamatan Grati.

Informasi yang diperoleh Kabarpas.com menyebutkan, sebelumnya, kedua sekawan ini sempat cek cok di jalan Desa Wotgalih, Kecamatan Nguling, kabupaten setempat.

Dini hari kemarin, tiba-tiba salah satu dari mereka yakni MSH mengeluarkan pisau. Senjata tajam itu lalu disabetkan ke pipi M Afandi. Korban yang kalah, kemudian terkapar. Mengetahui sang kawan luka di pipinya, MSH ternyata iba. Dia lalu mengantarkan Afandi ke IGD Puskesmas Grati.

“Pelaku yang membacok korban (Afandi.red). Tetapi pelaku pula yang mengantarkannya berobat ke Puskesmas Grati,” ujar Aipda Adji Anggoro, Kanitreskrim Polsek Nguling saat mendampingi Kapolsek Nguling, AKP Marwan kepada Kabarpas.com, Selasa (02/05/2017).

Nah, ketika di Puskesmas Grati itulah kemudian terjadi keramaian. Banyak pengunjung yang melihat Afandi dan MSH, masih tetap bertengkar. Karena ketakutan, Msh akhirnya kabur dan meninggalkan Afandi sendirian di Puskesmas. Sampai akhirnya insiden ini diketahui polisi, yang tak lama berselang datang ke lokasi kejadian.

“Pada saat itu juga kami melakukan penyelidikan. Hasilnya diketahui, sebelum bertengkar, keduanya memang sempat mabuk-mabukan. Karena miras habis, keduanya berniat pulang untuk ambil uang di rumah orangtua korban. Tapi ternyata saat hendak mengambil uang, korban mengaku uangnya usdah dipakai orangtuanya,” terangnya kepada Kabarpas.com.

Ternyata alasan itu membuat pelaku emosi, lantaran sudah jauh-jauh datang, tapi uang tidak dapat. Singkatnya, dalam perjalanan pulang, keduanya cekcok sampai akhirnya terlibat pertengkaran hingga penganiayaan.

“Kasus ini masih kami selidiki, karena perbuatan pelaku masuk tindak pidana,” pungkasnya. (yon/gus).

Artikel ini telah dibaca 20 kali

Baca Lainnya

Tinjau Langsung Proyek Sekolah Rakyat, Wali Kota Pasuruan Sebut Pembangunan Sudah 81 Persen

22 Juni 2026 - 18:25

ESI Kota Pasuruan Jaring Atlet Muda Lewat Turnamen Esports Menuju Kapolri Cup 2026

20 Juni 2026 - 11:57

Pemkot Pasuruan dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi Wujudkan Perlindungan Menyeluruh bagi Masyarakat

20 Juni 2026 - 06:53

Ratusan Pelajar Pasuruan dan Sekitarnya Ikuti Seminar Inspiratif AHM Best Student 2026

19 Juni 2026 - 14:23

​Ratusan Pelajar se-Pasuruan Raya Antusias Ikuti Seminar Inspiratif Bertajuk Gen Z Berkarya, Indonesia Berdaya

18 Juni 2026 - 23:41

Wajah Baru Syiar Al-Qur’an di Universitas Yudharta

16 Juni 2026 - 07:46

Trending di Berita Pasuruan