Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan · 11 Mar 2021

Gus Ipul dan Mas Adi Temui Para Pedagang, Ini yang Dibahas


Gus Ipul dan Mas Adi Temui Para Pedagang, Ini yang Dibahas Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Di tengah keluhan para pedagang pasar dan Pedagang Kaki Lima (PKL) akibat pandemi Covid-19 dan pelaksanaan PPKM Mikro yang membatasi waktu berjualan hingga pukul 20.00, Wali Kota Pasuruan dan Wakil Wali (Wawali) Kota Pasuruan menggelar jajak pendapat untuk ‘Madakno Karep’ dengan para pedagang. Kamis (11/3/2021).

Acara yang digelar di Pasar Poncol Kota Pasuruan tersebut dihadiri oleh perwakilan pedagang di Kota Pasuruan, seperti pedagang pasar minggu Gor Untung Suropati, pedagang Pasar Poncol, PKL alun-alun, PKL Hayam Wuruk, dan sebagainya.

“Kami mendengar banyak keluhan, dan sore hari ini ingin langsung mengkonfirmasi keluhan tersebut pada panjenengan,” ujar Gus Ipul saat memberi sambutannya dalam acara ini.

Mengingat bahwa saat ini Kota Pasuruan masih zona oranye, Gus Ipul mengingatkan pentingnya mematuhi protokol kesehatan agar tiga bulan kedepan dapat menjadi hijau dan kelonggaran yang diberikan akan lebih banyak.

Lebih lanjut Gus Ipul menyampaikan bahwa kesepakatan ini akan diajukan pada Gubernur Jawa Timur untuk memperoleh persetujuan.

Diawali dengan penjelasan gagasan untuk menjadikan Kota Pasuruan sebagai Kota yang maju ekonominya, indah kotanya, dan harmoni warganya (Madinah), acara tersebut dilanjut dengan konfirmasi kebenaran dari pedagang terkait sulitnya mencari rezeki saat berjualan ditengah pandemi, terlebih ketika ada batas waktu berdagang.

Mereka berharap segera mendapat kelonggaran untuk berdagang. Terkait hal tersebut, Mas Adi memberikan pemahaman bahwa PPKM Mikro bertujuan untuk menekan angka penyebaran Covid-19, agar kesehatan dan perekonomian jalan maka perlu dicari solusi bersama.

“Kita samakan persepsi agar ekonomi tetap tumbuh, dan protokol kesehatan tetap dijalankan dengan baik,” terang Wawali Mas Adi.

Sebelum acara berakhir, para pedagang menyatakan kesanggupannya bila kelonggaran diberikan, komitmen mematuhi protokol kesehatan dilaksanakan. Kemudian acara ditutup dengan pembacaan ikrar oleh perwakilan PKL GOR terkait komitmen yang akan dilakukan jika kelonggaran diberikan Pemerintah Kota Pasuruan. (ajo/gus).

Artikel ini telah dibaca 13 kali

Baca Lainnya

Pemkot Pasuruan Luncurkan BERGEGAS, Gerakkan Kolaborasi Entaskan Anak Tidak Sekolah

17 September 2026 - 11:30

Dinsos Kota Pasuruan Jelaskan Mekanisme Bansos, Masyarakat Bisa Ajukan Usul dan Sanggah

16 September 2026 - 08:30

Ciptakan Rasa Nyaman dan Bersih, Penataan PKL Pasar Besar Berlanjut, Mayoritas Pedagang Sudah Bersedia Relokasi

15 September 2026 - 14:41

Bunda PAUD Kota Pasuruan Dorong Pendidik Ciptakan Pembelajaran Menyenangkan dan Bermakna

8 September 2026 - 12:32

Wali Kota Pasuruan Sampaikan Nota Keuangan Raperda Perubahan APBD 2026, Belanja Daerah Naik Jadi Rp 936,55 Miliar

7 September 2026 - 20:33

Anugerah Pajak Daerah 2026, Pemkot Pasuruan Apresiasi Wajib Pajak dan Dorong Kepatuhan

5 September 2026 - 06:32

Trending di Berita Pasuruan