Reporter : Ajo
Editor : Agus Hartanto
___________________________________
Pasuruan (Kabarpas.com) – Irma, (30), salah satu penumpang yang saat itu duduk di bak pikap sebelah kiri menceritakan, sejatinya sebelum pikap yang ia tumpangi tersebut menabrak Palm dan terguling. Ia sempat merasakan bahwa pikap tersebut usai menghindari sesuatu, lalu tak lama kemudian langsung menabrak pohon Palm yang ada di pinggir kiri jalan.
“Pokoknya tadi saya merasakan mobil sempat goyang seperti mau oleng, lalu kemudian menabrak pohon dan terguling,” kata Irma kepada Kabarpas.com saat ditemui di Ruang IGD dr.R.Soedarsono Kota Pasuruan, Kamis (10/08/2017) sore.
Selain itu, ia juga mengatakan bahwa pikap yang membawa puluhan ibu-ibu asal Desa Mangguan, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan itu hendak sambang calon jamaah haji di Desa Bajangan, Kecamatan Gondangwetan, kabupaten setempat.
“Rencananya kami tadi mau nyambangi orang akan berangkat haji di Bajangan. Eh, ternyata malah kena musibah kecelakaan ini,” ucap Irma yang saat itu menemani anaknya masih balita yang masih shock.
Seperti dikabarkan sebelumnya, sebuah pikap bernopol W 9884 L yang disopiri oleh Kusaeni (40) terguling usai sebelumnya menabrak sebuah pohon Palm yang ada di pinggir jalan. Akibatnya, satu bocah berusia 6 tahun meninggal dunia, dan belasan lainnya mengalami luka-luka. (ajo/gus).

















