Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 3 Jun 2024

IPNU Jatim Bentuk 1.954 Relawan Anti-Bullying dan Kekerasan


IPNU Jatim Bentuk 1.954 Relawan Anti-Bullying dan Kekerasan Perbesar

Surabaya, Kabarpas.com – Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Provinsi Jawa Timur membentuk 1.954 relawan anti-Bullying dan Kekerasan menjelang pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) serentak.

“Pembentukan 1.954 relawan itu merupakan hasil Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) di Universitas Islam Lamongan,” kata Ketua PW IPNU Jatim, M Fakhrul Irfansyah, dalam keterangan di Surabaya, Senin (3/6/2024).

Salah satu agenda dalam Rakorwil ini adalah Pembentukan Relawan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), yang bertujuan untuk mengawal pelaksanan MPLS di sekolah-sekolah se Jawa Timur.

PW IPNU Jawa Timur menyoroti fenomena sosial yang sedang marak terjadi, salah satunya bullying dan kekerasan.

Ketua PW IPNU Jatim, M Fakhrul Irfansyah, mengaku resah atas fenomena-fenomena sosial tersebut. Menurutnya, bullying dan kekerasan di sekolah-sekolah harus ditangani sebaik mungkin.

“Kita semua resah dengan fenomena akhir-akhir ini, khususnya bullying dan kekerasan terkhusus lagi dalam lingkungan pendidikan, karena itu kami sebagai organisasi pelajar ingin berkontribusi kepada sekolah dalam pelaksanaan MPLS,” katanya.

Menurut dia, relawan yang dibentuk itu akan menjadi pioner IPNU di Kabupaten/Kota se Jawa Timur. Relawan sejumlah 1.954 se-Jatim itu dengan pembagian 54 Koordinator Wilayah Jawa Timur, 400 Relawan di tingkat Kabupaten atau Kota, 1.500 di tingkat Kecamatan se Jawa Timur.

Sementara itu, Koordinator Relawan Syifa’ul Mukminin membeberkan Relawan MPLS ini memiliki tugas pengawalan dengan beberapa metode.

“Ada beberapa metode pengawalan MLPS tahun ini, pertama adalah dengan menjadi fasilitator MPLS di sekolah selama pelaksanaannya, kedua menjadi Narasumber saja tanpa mengawal penuh pelaksanaan MPLS,” katanya.

Selain itu, IPNU juga membagi kategori sekolah yang akan didampingi menjadi tiga kategori, yakni pertama adalah sekolah yang ada PK IPNU-IPPNU, kedua adalah Sekolah NU yang tidak ada PK IPNU-IPPNU, dan ketiga adalah sekolah Negeri, baik SMP Sederajat mupun SMA sederajat.

Rakorwil PW IPNU PW dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Jatim itu
dibuka oleh Bupati Lamongan dan dihadiri Majelis Alumni IPNU Jatim, dan seluruh pimpinan cabang IPNU dan IPPNU se-Jawa Timur dan Anggota DPR RI terpilih dari PDI Perjuangan, Nilayani Hardianti.

Dalam Rakorwil PW IPNU dan IPPNU Jatim bertema “Redifining Vision to Sustainable Movement” itu, Sekretaris PW IPPNU Jawa Timur, Alfiah Rista, menambahkan Rakorwil) kali ini memiliki tujuan strategis untuk merumuskan pola kaderisasi yang adaptif terhadap tantangan masa kini.

“Dalam pertemuan ini, fokus utama diarahkan pada upaya menjawab kekhawatiran terkait penurunan usia anggota IPPNU, serta mempersiapkan mekanisme kaderisasi yang lebih efektif untuk tingkatan berikutnya. Dengan pendekatan yang berbasis pada analisis kebutuhan dan dinamika generasi muda, Rakorwil ini diharapkan mampu menghasilkan solusi komprehensif yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kuantitas, tetapi juga kualitas kader IPPNU ke depan,” tutupnya. (ajo/gus).

Artikel ini telah dibaca 50 kali

Baca Lainnya

Fawait Siapkan Revitalisasi Alun-alun Tanggul, Bidik Pemerataan Pusat Ekonomi hingga Kecamatan

18 Oktober 2026 - 23:26

Anggaran Revitalisasi Sekolah Jember Naik, Gus Fawait Sebut Perhatian Pemerintah Pusat

18 Oktober 2026 - 23:17

Tampil Gemilang di Thailand, Pebalap Binaan Astra Honda Raih Double Podium

18 Oktober 2026 - 23:04

Inilah Para Rider Elite Jatim yang Sukses Kuasai Arjuno Bike Park

18 Oktober 2026 - 19:12

Resky Raih Podium Tertinggi di TTC 2026

18 Oktober 2026 - 14:29

Dekatkan Produk dengan Konsumen, MPM Honda Jatim Hadirkan Public Exhibition New Honda Vario 160 di Bondowoso

18 Oktober 2026 - 14:24

Trending di Kabar Otomotif