Reporter : Ajo
Editor : Agus Hariyanto
___________________________________Pasuruan (Kabarpas.com) – Empat penumpang mobil Rush yang dihantam Kereta Api (KA) Tawang Alun, di wilayah Sedarum, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, Kamis (21/09/2017) siang, diketahui merupakan pegawai di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pasuruan.
Keterangan tersebut diperoleh Kabarpas.com dari salah satu rekan korban yang sama-sama bekerja di lingkungan Kemenag kota setempat.
“Itu keluarga besar Kemenag Kota Pasuruan, mereka semua adalah pengawas pendidikan,” kata Dzulkifli, salah satu pegawai di lingkungan Kemenag Kota Pasuruan kepada Kabarpas.com, Kamis sore.
Berikut ini adalah nama-nama korban tersebut:
- Nama pengemudi, M KHOLIL, (50), PNS, alamat Perum Gading Permai, Kota Pasuruan. Ia mengalami luka berat.
- Nama penumpang, BAMBANG SUTRISNO, (51), PNS, alamat dsn Brandong Rt 02 Rw 02 Desa Sumberdawe, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Ia mengalami luka ringan.
- Nama penumpang, M. YAZID, (53), PNS, alamat Sutojayan Rt 06 Rw 01, Kelurahan Pohjentrek, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan.
- Nama penumpang, GHOZY ALI MURTADHO, (52), PNS, alamat Jl Patimura III/85 Rt 04 Rw 01 Kelurahan / Kecamatan Bugulkidul, Kota Pasuruan. Ia meninggal dunia (MD).
Seperti dikabarkan sebelumnya, kecelakaan di perlintasan kereta api kembali terjadi. Kali ini, sebuah mobil Toyota Rush bernopol N 1018 WD dihantam kereta api (KA) Tawang Alun, di perlintasan rel Sedarum, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. Akibatnya, satu orang tewas dan tiga lainya mengalami luka-luka. (ajo/gus).

















