Reporter: Sudarmoko
Editor: Agus Hariyanto
___________________________________________
Bangil (Kabarpas.com) – Sekitar 1500 buruh di wilayah Kabupaten Pasuruan, menggelar aksi turun ke jalan. Aksi ini dilakukan untuk memperingati Hari Buruh atau May Day pada 1 Mei.
Dengan membawa spanduk dan banner beruliskan tema “Stop Perbudakan”. Para buruh ini memadati alun-alun Bangil, Kabupaten Pasuruan. Aksi ini sempat membuat arus lalu lintas Surabaya-Probolinggo tersendat. Namun, aparat dari kepolisian,TNI, dan Satpol PP langsung melakukan pengamanan aksi yang hanya berlangsung sekitar 2 jam itu.
Selain itu, para pendemo yang tergabung dalam Sarikat Buruh Muslim Seluruh Indonesia (Sarbumusi) ini, juga menggelar sholawat bersama dan sekaligus pengumpulan dana oleh buruh kepada para pengguna jalan. Aksi ini dihadiri oleh Ketua Sarbumusi Kabupaten Pasuruan, Suryono Pane dan Ketua LSM Lira Ayik Suhaya.
Menurut Ketua Sarbumusi Kabupaten Pasuruan, Suryono Pane mengatakan, sampai saat ini kasus ketenagakerjaan di wilayah setempat masih banyak yang belum terselesaikan dengan baik.
“Permasalahan ketenagakerjaan ini ada yang 1,5 tahun sampai 2 tahun tidak selesai, pengaduan sudah saya ajukan sampai sekarang tidak ada kepastiannya. Untuk itulah, tema pada hari ini kami angkat “Sistem Perbudakan Kramatif”,” pungkasnya. (dar/gus).

















