Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan · 3 Jul 2019

Mengenal Ar-Rumuz, Metode Super Kilat Baca Kitab Kuning yang Ditemukan Gus Haidar Hafeez


Mengenal Ar-Rumuz, Metode Super Kilat Baca Kitab Kuning yang Ditemukan Gus Haidar Hafeez Perbesar

Reporter : Abdur Rozaq

Editor : Agus Hariyanto

 

Pasuruan, Kabarpas.com – Membaca kitab kuning, selama ini mungkin dianggap sangat sulit. Namun, tidak demikian dengan santri di Pondok Pesantren Darul Ulum, Karangpadan, Rejoso Kabupaten Pasuruan. Itu karena di pesantren yang berusia setengah abad lebih tersebut, telah ditemukan metode super cepat baca kitab kuning yang diberi nama Ar-Rumuz.

Metode Ar-Rumuz ditemukan oleh Gus Haidar Hafidz, salah satu putera almahrum KH. Hafidz Hasyim, pengasuh kedua pesantren tersebut.

Menurut gus yang juga seorang budayawan itu, kunci sukses metode Ar-Rumuz adalah kolaborasi antara budaya baca, referensi, sastra dan metode pengajarannya.

Para santri yang digembleng dengan metode Ar-Rumuz, membentuk komunitas mengaji yang mengedepankan minat baca berbagai referensi.

Untuk referensi utama, salah satunya adalah kita Alfiyah karya Ibnu Malik, sedangkan kitab-kitab Nahwu lain seperti Imrithy, Ajurumiyah bahkan buku Gramatika Arab karya KH. Ishomuddin Maksum (pengasuh saat ini) juga digunakan. Selain membaca literasi-literasi dalam bahasa Arab, para santri juga membaca referensi-refersensi umum, terutama dalam ranah sastra.

“Yang pertama kami tanamkan adalah budaya baca. Kemudian kawan-kawan (santri) kami ajak membaca dan menulis sastra,” jelas Gus Haidar kepada Kabarpas.com.

Sesuai dengan namanya, metode Ar-Rumuz diajarkan dengan menggunakan rumus serta peta konsep, sehingga materi bisa diserap bahkan oleh santri yang masih sama sekali asing dengan kitab kuning.

“Biasanya, dua bulan sudah bisa baca kitab,” jelas Gus Haidar yang merupakan pengajar utama metode ajaib ini.

Bukan hanya diajarkan di asrama, metode Ar Rumuz juga mulai diajarkan di madrasah Ibtidaiyah dan madradah tsanawiyah Darul Ulum Karangpandan sejak tahun 2018 lalu.

Hasilnya cukup menggembirakan, karena siswa kelas 2 madrasah ibtidaiyah Darul Ulum sudah mulai mampu membaca kitab kuning yang terkenal sulit itu. (zaq/gus).

Artikel ini telah dibaca 275 kali

Baca Lainnya

Ratusan Pelajar SMP di Kota Pasuruan Meriahkan Lomba Dolanan Tradisional 

1 Agustus 2026 - 18:54

Ratusan Siswa Baru Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Pasuruan Ikuti MPLS, Wali Kota Tekankan Sekolah Ramah Tanpa Bullying

1 Agustus 2026 - 13:53

Sinergi Penguatan Kesejahteraan Keluarga: TP PKK Jatim Lakukan Monitoring dan Pembinaan 10 Program Pokok PKK di Kota Pasuruan

24 Juli 2026 - 20:25

Kunjungi Sekolah Rakyat Pasuruan, Mensos Gus Ipul Ancam Sanksi Tegas Pelaku Bullying dan Kekerasan

17 Juli 2026 - 16:54

Ribuan Warga Semarakkan Jalan Sehat Peringatan HUT Dekranasda, HKG PKK, dan Hari Koperasi di Taman Harmoni

12 Juli 2026 - 14:31

Launching Car Free Day, Pemkot Pasuruan Ajak Warga Hidup Sehat dan Gerakkan Ekonomi

5 Juli 2026 - 22:57

Trending di Berita Pasuruan