Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Advertorial · 6 Feb 2017

PCNU Kota Pasuruan Gelar Muskercab III


PCNU Kota Pasuruan Gelar Muskercab III Perbesar

Gadingrejo (Kabarpas.com) – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pasuruan menggelar Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) ke-III. Acara yang dilaksanakan di salah satu rumah makan di wilayah Gadingrejo itu, dihadiri oleh seluruh pengurus ranting, MWC dan lembaga serta Banom di lingkungan PCNU Kota Pasuruan.

Selain itu, dalam Muskercab yang mengambil tema “Meneguhkan peran NU dalam Berkhidmad dan Mengawal Keutuhan NKRI” ini, juga dihadiri oleh Rois Suriyah PBNU, KH. Idris Hamid, serta Wali Kota Pasuruan Setiyono dan Wakil Wali Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo.

Tema tersebut menegaskan tentang peran vital NU sebagai organisasi ke-Islaman terbesar yang selama ini terus mengawal Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Pasuruan KH. Halim Mas’ud dalam sambutannya mengatakan bahwa acara Muskercab ini adalah acara wajib yang harus dilakukan oleh Pengurus Cabang NU Kota Pasuruan. Dalam arahannya kiai Halim meminta seluruh elemen Nahdlatul Ulama di Kota Pasuruan untuk tetap berpegang dan bergerak dalam manhaj ahlu sunnah wal jamaah an Nahdliyah yang memegang prinsip tawasuth, tawazun dan tasamuh.

KH Halim juga menegaskan bahwa tahun 2017 adalah tahun tentang kemandirian organisasi dan tahun turun aktifnya NU di tengah masyarakat secara langsung,

“2017 kita canangkan sebagai tahun kemandirian organisasi dengan menggalakan infaq potensi sumberdaya internal NU dan tahun terjun aktifnya NU di tengah masyarakat. Mari kita galakkan istighotsah rutin PCNU yang selama ini dilakukan oleh pengurus cabang akan dilaksanakan kembali di semua ranting se-Kota Pasuruan,” ujar KH Halim dalam sambutannya.

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Ketua PCNU Kota Pasuruan, H. M Nailur Rochman. Ia mengatakan bahwa apa yang disampaikan oleh KH. Halim Masud itu, sesuai dengan semangat menjaga Khittoh NU, yaitu tentang kemandirian organisasi.

“Khittoh NU harus dimaknai dengan mewujudkan kemandirian organisasi dan tidak bergantung pada pihak manapun. Untuk itu, mari kita wujudkan semangat swadaya seperti awal mula NU didirikan,” kata pria yang akrab disapa Gus Amak, cucu dari ulama kharismatik KH Abdul Hamid Pasuruan. (adv).

Artikel ini telah dibaca 122 kali

Baca Lainnya

Bank Jatim Cabang Kraksaan Gelar Gathering Bersama OPD Pemkab Probolinggo

23 April 2026 - 08:49

KPU Kota Probolinggo Gelar Sosialisasi Hasil Pilkada Serentak 2024

1 Mei 2025 - 11:37

Aqua Pasuruan bareng Mitra Program Gelar Kolaborasi Bersama Peringatan Hari Bumi dan Kartini

29 April 2025 - 16:03

Realme C75x Resmi Hadir Menjadi Smartphone Tahan Air dengan IP69 Paling Terjangkau di Kelasnya

28 Februari 2025 - 09:47

Konferda Sukses Digelar, Raden Robby Pramadi Terpilih Sebagai Ketua Pengda IPPAT Pasuruan

23 Februari 2025 - 09:27

BPJS Ketenagakerjaan Pasuruan Bersama Pemkab Pasuruan Komit Tingkatkan UCJ

22 Januari 2025 - 12:41

Trending di Advertorial