Jember, Kabarpas.com – Kepadatan arus kendaraan di Simpang Empat Mangli, Kabupaten Jember menjadi perhatian jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jember. Polisi memanfaatkan kawasan tersebut untuk mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus mengedukasi pengguna jalan tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Melalui kegiatan “Ngopi Kamseltibcar Lantas”, Kasat Lantas Polres Jember AKP Ade Andini bersama jajarannya berdialog dengan pengemudi ojek pangkalan, pengemudi ojek online (ojol), dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar Simpang Empat Mangli, Kamis (15/10/2026).
Kegiatan ini menjadi sarana bagi polisi untuk menyampaikan imbauan keselamatan berkendara sekaligus mendengarkan aspirasi masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut.
Ade Andini mengatakan, pendekatan langsung kepada masyarakat menjadi salah satu upaya kepolisian untuk membangun kesadaran tertib berlalu lintas. Menurut dia, pesan keselamatan akan lebih mudah diterima ketika disampaikan melalui komunikasi yang dekat dan suasana informal.
“Melalui kegiatan Ngopi Kamseltibcar Lantas ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat. Kami mengajak para pengemudi ojek dan pedagang untuk bersama-sama menjaga keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas, serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” ujarnya.
Dia menambahkan, keselamatan di jalan raya bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan partisipasi seluruh pengguna jalan.
Karena itu, pengemudi kendaraan diharapkan selalu mematuhi rambu lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, dan mengutamakan kehati-hatian saat berkendara, terutama di persimpangan yang memiliki arus kendaraan padat.
Selain menyampaikan edukasi, kegiatan tersebut juga menjadi ruang komunikasi antara polisi dan masyarakat. Melalui dialog langsung, kepolisian dapat mendengar berbagai persoalan yang dihadapi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari di jalan raya.
Pendekatan ini, kata Ade, sejalan dengan upaya mewujudkan pelayanan kepolisian yang mengedepankan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
AKP Ade Andini berharap kegiatan serupa dapat memperkuat hubungan antara polisi dan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) di Kabupaten Jember. (dan/ian).

















