Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 4 Mar 2026

Transformasi Tata Kelola Fasilitas Sekolah Nasional, Prototype Optimalisasi Sarpras K-12 diluncurkan di Sekolah Citra Kasih Samarinda


Transformasi Tata Kelola Fasilitas Sekolah Nasional, Prototype Optimalisasi Sarpras K-12 diluncurkan di Sekolah Citra Kasih Samarinda Perbesar

Samarinda, Kalimantan Timur – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) dari Universitas Ciputra Surabaya secara resmi menyerahkan dan mengimplementasikan prototype inovasi Operasional Edukasi Nasional untuk optimalisasi sarana dan prasarana (sarpras) di Sekolah Citra Kasih Samarinda. Program ini dipimpin oleh Dr. Eric Harianto sebagai Ketua Program Abdimas, bersama Prof. Dr. Denny Bernardus serta tim anggota Mychael Engel , Ocvan Pandu, Brenda Aurellia, dan Fiona Prajitno, sebagai bentuk kolaborasi akademik dalam memperkuat tata kelola fasilitas pendidikan K-12 berbasis sistem, teknologi, dan keberlanjutan. Tools Optimalisasi Nasional diserahkan kepada Principal Sekolah Christina Restituta dan jajarannya Havilla Dea, Lintang Dewangga, Yulia Dewi, Welda Ayu, Antonius Endi sebagai protoype Optimalisasi Edukasi di Indonesia

Sekolah Citra Kasih Samarinda yang berada di bawah naungan Yayasan Citra Berkat merupakan institusi pendidikan jenjang KB–TK–SD–SMP–SMA dengan jumlah 598 siswa dan telah terakreditasi A sejak tahun 2020. Berlokasi di kota yang berkembang sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara, sekolah ini memiliki potensi besar untuk bertumbuh sebagai model pendidikan modern yang tidak hanya unggul dalam kurikulum, tetapi juga kuat dalam manajemen operasional.

Seiring meningkatnya kompleksitas fasilitas dan kebutuhan layanan pendidikan abad ke-21, sekolah menghadapi tantangan dalam pengelolaan sarana dan prasarana, mulai dari sistem inventarisasi aset yang belum terintegrasi secara digital, pemeliharaan fasilitas yang masih bersifat reaktif, belum tersedianya monitoring penggunaan ruang secara real-time, hingga keterbatasan kapasitas manajerial dan digital dalam pengelolaan fasilitas. Koordinasi antarunit dalam pemanfaatan ruang dan aset juga menjadi perhatian, mengingat pentingnya efisiensi dan akuntabilitas dalam tata kelola sekolah modern.

Menjawab kebutuhan tersebut, tim Abdimas merancang dan menyerahkan prototype manajemen sarpras yang mencakup sistem inventarisasi aset berbasis digital, dashboard monitoring pemanfaatan ruang dan fasilitas, standar operasional prosedur (SOP) terintegrasi, model preventive maintenance untuk pemeliharaan berkelanjutan, serta skema koordinasi lintas unit. Prototype ini memungkinkan pencatatan dan pelacakan aset secara real-time, meningkatkan efisiensi penggunaan ruang belajar dan laboratorium, meminimalkan benturan jadwal, serta mengurangi potensi kerusakan akibat kurangnya perencanaan pemeliharaan.

Implementasi prototype ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional sekolah, menekan biaya pemeliharaan jangka panjang, serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif dan modern. Program ini juga memperkuat kapasitas guru dan tenaga kependidikan dalam perencanaan, pemanfaatan, dan evaluasi sarana prasarana, sehingga tata kelola sekolah menjadi lebih transparan, terstruktur, dan berkelanjutan.

Selain memberikan manfaat langsung bagi sekolah mitra, kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), di mana mahasiswa terlibat aktif dalam observasi lapangan, analisis kebutuhan, hingga pendampingan implementasi sistem. Kolaborasi ini mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi melalui pembelajaran di luar kampus, keterlibatan dosen dalam kegiatan eksternal, serta pemanfaatan hasil kerja akademisi oleh masyarakat.

Melalui inovasi operasional ini, Universitas Ciputra Surabaya dan Sekolah Citra Kasih Samarinda menunjukkan komitmen bersama dalam mendorong transformasi tata kelola pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Prototype optimalisasi sarpras ini diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas internal sekolah, tetapi juga dapat menjadi model replikatif bagi sekolah-sekolah K-12 lainnya, khususnya di wilayah yang sedang berkembang pesat. (***/ian).

Artikel ini telah dibaca 32 kali

Baca Lainnya

Jember Masuk Peta Penerbangan Nasional, Terkoneksi 15+ Kota Lewat Wings Air

6 Mei 2026 - 21:21

Resmi Diumumkan! Pemenang Program THR Honda Total 1 Miliar

6 Mei 2026 - 20:56

Kiai Tajul Mafakhir: Rais Aam dan Ketum PBNU Sepakat Muktamar ke-35 Digelar Awal Agustus 2026

6 Mei 2026 - 20:23

Kandang Ayam 100 Ribu Ekor di Mumbulsari Meresahkan, Dinas Sebut Izin Tak Terdaftar

6 Mei 2026 - 18:32

Pemkab Jember Buka Lowongan Survei Pajak, Gaji Rp2,85 Juta per Bulan 

6 Mei 2026 - 14:04

Kisah Legenda Persekabpas Khasan Sholeh, Kini Sukses Jadi Juragan Ternak

6 Mei 2026 - 13:01

Trending di Berita Pasuruan