Reporter : Hendry Londo
Editor : Titin Sukmawati
Pasuruan, Kabarpas.com – Operasi Patuh yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia akhirnya berakhir. Bahkan, dalam operasi yang digelar selama 14 hari ini Satlantas Polres Pasuruan berhasil menindak tegas ribuan pengendara kendaraan bermotor yang menyalahi aturan.
“Selama operasi patuh kami telah berhasil menindak sebanyak 6021 pelanggar lalu lintas, ” ujar Kasatlantas Polres Pasuruan, AKP Bayu Halim Nugroho kepada Kabarpas.com.
Dijelaskan, dari 6021 pelanggar tersebut meliputi sebanyak 5694 atau hampir 90% didominasi oleh pengendara sepeda motor atau R2, peringkat ke 2 ditempati oleh R4 jenis mobil pikap yaitu sebanyak 128 dan selanjutnya truk kecil sebanyak 96 , kemudian mobil pribadi dan kendaraan berat sejenis bus, angkutan umum pedesaan serta truk besar maupun kontener.
“Dari 5694 pelanggar roda dua itu masih didominasi sekitar 70% kelompok umur 12 – 16 tahun atau anak usia sekolah, sedangkan sisanya para pekerja,” lanjut AKP Bayu.
Ditambahkan, seluruh pelanggar lalu lintas langsung ditindak tegas dengan diberikannya surat tilang dan bagi pengendara R2 yang kedapatan motornya tidak spek, maka unitnya diamankan ke Mapolres Pasuruan dan bisa ditukar barang bukti asalkan dibenahi ditempat.
“Melihat dari data pelanggar tersebut, kedepannya kami akan mengintensifkan program Save Our Student di setiap lembaga pendidikan, yang akan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan,” pungkas alumnus Akpol 2009 yang juga mantan Kasat Lantas Polresta Blitar Kota tersebut. (hen/tin).

















