Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 4 Jul 2026

Bunda Ani Firdaus Ajak Generasi Muda Jadi Penerus Pelestari Batik Kota Pasuruan


Bunda Ani Firdaus Ajak Generasi Muda Jadi Penerus Pelestari Batik Kota Pasuruan Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Pasuruan Suryani Firdaus Adi Wibowo, S.Sos.I., M.I.Kom, mengajak generasi muda menjadi penerus pelestari batik sebagai warisan budaya daerah. Ajakan tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Mencanting Ragam Harmoni bertema “Pasuruan Sing Nduweni” di Taman Harmoni, Sabtu (4/7/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Forum Komunikasi Cak & Ning Kota Pasuruan bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Pasuruan ini diikuti siswa-siswi SMP negeri, swasta, hingga Sekolah Rakyat se-Kota Pasuruan. Melalui lomba membatik, para peserta diajak mengenal proses membatik sekaligus menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap batik sebagai identitas budaya Kota Pasuruan.

Dalam sambutannya, Suryani yang akrab disapa Bunda Ani menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi berbagai pihak menjadi kunci dalam menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap batik sekaligus menjaga kelestarian budaya daerah.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk menjaga, merawat, dan melestarikan budaya, khususnya batik. Sebab, apabila tidak terus dijaga dan diwariskan, batik sebagai warisan budaya tidak akan tetap lestari,” ujarnya.

Bunda Ani menilai regenerasi pembatik menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian bersama. Jumlah pembatik aktif di Kota Pasuruan yang masih sedikit menjadi alasan penting untuk menumbuhkan minat generasi muda terhadap seni membatik.

“Saat ini pembatik aktif di Kota Pasuruan hanya sekitar delapan orang. Karena itu, kita perlu menyiapkan kader-kader baru agar budaya membatik tetap hidup dan terus berkembang,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan ini menjadi awal tumbuhnya kecintaan generasi muda terhadap batik sekaligus mendorong mereka untuk ikut menjaga dan melestarikan budaya daerah.

“Adik-adik peserta hari ini adalah anak-anak hebat yang kelak akan menjadi penerus bangsa sekaligus generasi yang menjaga kelestarian budaya daerah,” tuturnya.

Suryani juga mengajak para peserta untuk membagikan pengalaman membatik kepada teman-teman di lingkungan sekolah agar semakin banyak anak muda yang tertarik mempelajari dan melestarikan batik.

“Lakukan yang terbaik. Yang paling penting adalah memiliki niat untuk melestarikan budaya batik. Setelah kegiatan ini, sampaikan pengalaman kalian kepada teman-teman agar semakin banyak anak muda yang mencintai dan mau belajar membatik. Kalian semua sudah luar biasa,” pesannya.

Menutup sambutannya, Ketua TP PKK berharap kegiatan Mencanting Ragam Harmoni dapat terus menjadi ruang edukasi sekaligus mendorong lahirnya generasi penerus pembatik di Kota Pasuruan. Ia meyakini, dengan keterlibatan generasi muda dan dukungan seluruh pihak, batik Kota Pasuruan akan terus lestari sebagai kebanggaan daerah.

“Mudah-mudahan kegiatan ini semakin mempererat keharmonisan masyarakat Kota Pasuruan sekaligus menjaga kelestarian budaya daerah. Mari bersama-sama menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap Kota Pasuruan,” pungkasnya. (dit/ian).

Artikel ini telah dibaca 2 kali

Baca Lainnya

Wali Kota Pasuruan Pastikan Sekolah Rakyat Siap Beroperasi, Progres Pembangunan Sudah 87 Persen

4 Juli 2026 - 14:39

Lestarikan Kebudayaan Perkerisan, Perkumpulan Tosan Aji Parikesit Trenggalek Gelar ‘Srengatan Agung Pusaka Parikesit

4 Juli 2026 - 11:02

Pemuda di Pasuruan Dibacok Gerombolan Geng Motor, Polisi Selidiki Pelaku

4 Juli 2026 - 08:28

Jember Integrasikan Sidang Perdata dan Layanan Adminduk, Dokumen Terbit di Hari yang Sama

4 Juli 2026 - 08:24

Jember Pangkas Antrean e-KTP, Lebih dari 111 Ribu Keping Dicetak dalam Enam Bulan

4 Juli 2026 - 08:21

Sidak Indomaret & Swalayan di Kota Pasuruan, Disperindag Temukan Kemasan Rusak dan Gudang Tak Sesuai Standar

3 Juli 2026 - 14:04

Trending di Berita Pasuruan