Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 4 Mar 2026

Jelang Idul Fitri, Wali Kota Mojokerto Lakukan Sidak Pastikan Harga dan Keamanan Pangan Terjaga


Jelang Idul Fitri, Wali Kota Mojokerto Lakukan Sidak Pastikan Harga dan Keamanan Pangan Terjaga Perbesar

Mojokerto, Kabarpas.com – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Mojokerto melakukan inspeksi mendadak (sidak) guna memantau harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok dan penting. Sidak dilakukan di Pasar Tanjung Anyar serta sejumlah toko modern seperti Sanrio dan Superindo, Selasa (4/3/2026).

Sidak dipimpin langsung oleh Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, didampingi Wakil Wali Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi, Sekretaris Daerah Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo, jajaran dinas terkait, unsur TNI-Polri, serta BPOM.

Pasar Tanjung Anyar sebagai pasar induk, pemantauan difokuskan pada ketersediaan serta keterjangkauan harga bahan pokok. Berdasarkan hasil pantauan sementara, stok dinilai aman dan distribusi berjalan lancar.

“Kalau pasokan jelas dan distribusi aman, maka harga juga relatif terkendali. Selama tidak ada gangguan distribusi antarwilayah dari daerah produsen ke Kota Mojokerto, insyaallah ketersediaan tetap aman,” tutur Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto.

Selain memantau harga dan stok bahan pokok, Ning Ita juga memberi perhatian khusus terhadap keamanan pangan, terutama produk makanan beku (frozen food) yang kini semakin banyak dikonsumsi masyarakat.

“Terjadi perubahan pola hidup masyarakat yang serba instan dan cepat. Hampir seluruh masyarakat kini lebih menyukai atau mengonsumsi makanan frozen untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Karena itu, kami memberikan atensi terhadap keamanan pangan produk frozen ini,” tuturnya.

Ia menjelaskan, tim melakukan pengecekan terhadap sistem penyimpanan makanan beku di swalayan, khususnya terkait suhu pendingin. Menurutnya, suhu penyimpanan sangat berpengaruh terhadap kualitas dan keamanan produk.

“Kami cek apakah suhu cooler sudah sesuai atau belum. Ini penting, karena jika proses penyimpanan tidak sesuai dengan yang disarankan dalam kemasan, kualitas makanan bisa menurun bahkan menjadi tidak aman untuk dikonsumsi,” katanya.

Ia menambahkan, sesuai aturan keamanan pangan, produk yang disimpan dalam pendingin wajib disertai pencatatan suhu minimal dua kali sehari. Catatan tersebut akan diperiksa oleh tim keamanan pangan untuk memastikan prosedur telah dijalankan dengan benar.

Dalam sidak tersebut, petugas juga menemukan salah satu produk yang diduga perlu pemeriksaan lebih lanjut. Produk tersebut akan diambil sampelnya untuk diuji di laboratorium guna memastikan keamanan dan kelayakan konsumsi.

“Kalau dicurigai, tentu harus diambil sampelnya dan diuji di laboratorium. Tidak bisa hanya dilihat secara kasat mata, harus melalui uji resmi,” tambahnya.

Pemerintah Kota Mojokerto memastikan akan terus melakukan pengawasan intensif hingga menjelang Idul Fitri guna menjaga stabilitas harga dan melindungi masyarakat dari potensi peredaran pangan yang tidak memenuhi standar keamanan. (Har/Ian).

Artikel ini telah dibaca 13 kali

Baca Lainnya

Jember Masuk Peta Penerbangan Nasional, Terkoneksi 15+ Kota Lewat Wings Air

6 Mei 2026 - 21:21

Resmi Diumumkan! Pemenang Program THR Honda Total 1 Miliar

6 Mei 2026 - 20:56

Kiai Tajul Mafakhir: Rais Aam dan Ketum PBNU Sepakat Muktamar ke-35 Digelar Awal Agustus 2026

6 Mei 2026 - 20:23

Kandang Ayam 100 Ribu Ekor di Mumbulsari Meresahkan, Dinas Sebut Izin Tak Terdaftar

6 Mei 2026 - 18:32

Pemkab Jember Buka Lowongan Survei Pajak, Gaji Rp2,85 Juta per Bulan 

6 Mei 2026 - 14:04

Kisah Legenda Persekabpas Khasan Sholeh, Kini Sukses Jadi Juragan Ternak

6 Mei 2026 - 13:01

Trending di Berita Pasuruan