Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Otomotif · 24 Jun 2026

Dorong UMKM Naik Kelas, DKUPP Kabupaten Probolinggo Fasilitasi Legalitas Usaha dan Produk Bagi Pedagang Pasar


Dorong UMKM Naik Kelas, DKUPP Kabupaten Probolinggo Fasilitasi Legalitas Usaha dan Produk Bagi Pedagang Pasar Perbesar

Probolinggo, Kabarpas.com – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo terus menunjukkan komitmen dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan melalui penguatan usaha mikro. Salah satunya dengan fasilitasi legalitas usaha dan legalitas produk bagi pedagang pasar di Pasar Tongas Kulon, Pasar Lumbang, Pasar Condong dan Pasar Wangkal.

Program ini difokuskan pada pendampingan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem Online Single Submission (OSS) serta penguatan legalitas produk seperti sertifikasi halal, izin edar dan standar keamanan produk.

Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto mengatakan legalitas usaha menjadi fondasi penting bagi pelaku UMKM untuk berkembang lebih maju dan berdaya saing. “Legalitas usaha seperti NIB memberikan kepastian hukum, membuka akses pembiayaan, peluang kemitraan serta meningkatkan daya saing pelaku usaha di pasar yang semakin kompetitif,” ujarnya.

Sugeng menambahkan, legalitas produk juga menjadi kunci untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk lokal. “Melalui legalitas produk seperti sertifikasi halal dan izin edar, kita ingin memastikan produk UMKM memiliki jaminan kualitas dan keamanan bagi masyarakat,” lanjutnya.

Menurut Sugeng, melalui program pendampingan ini, DKUPP ingin memastikan pedagang pasar tradisional tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu berkembang menjadi pelaku usaha yang mandiri dan profesional. “Pasar rakyat harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat yang kuat dan modern tanpa meninggalkan akar ekonomi kerakyatan,” tegasnya.

Sugeng menegaskan seluruh upaya tersebut merupakan bagian dari visi Probolinggo SAE (Sejahtera, Amanah-Religius dan Eksis Berdaya Saing). “Dengan usaha yang legal, produk yang terjamin serta pelaku usaha yang naik kelas, kita optimistis ekonomi daerah akan tumbuh semakin kuat dan masyarakat semakin sejahtera,” pungkasnya. (len/ian).

Artikel ini telah dibaca 1 kali

Baca Lainnya

Berawal dari TSM Honda, Firky Juni Nuryahya Kini Menjadi Service Advisor Berprestasi di Jaringan AHASS

24 Juni 2026 - 08:01

MPM Honda Jatim Kembali Hadirkan Program “Untukmu Konsumen Honda”, 2 Honda PCX160 Menanti Konsumen Trenggalek

24 Juni 2026 - 07:40

Pengurus APINDO Kota Pasuruan Dikukuhkan, Mas Adi Minta APINDO Jadi Mitra Strategis 

23 Juni 2026 - 19:49

Soroti Aset Desa hingga Bantuan Sosial, Warga Rowoindah Desak Penjelasan Pemerintah Desa

23 Juni 2026 - 09:44

Liburan Sekolah Tetap #Cari_Aman, MPM Honda Jatim Ajak Pelajar Utamakan Keselamatan Berkendara

23 Juni 2026 - 08:07

Dari Bank Sampah ke Green Jobs: Riset ESG PT Pegadaian Ungkap Masa Depan Ekonomi Hijau Indonesia

23 Juni 2026 - 08:05

Trending di KABAR NUSANTARA