Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Peristiwa · 8 Apr 2026

Tinjau Puskesmas Mumbulsari, Bupati Fawait Soroti Pelayanan hingga Fasilitas


Tinjau Puskesmas Mumbulsari, Bupati Fawait Soroti Pelayanan hingga Fasilitas Perbesar

Rabu, 08 April 2026 – 08.38 | 617 kali dilihat

 

Jember, Kabarpas.com – Bupati Jember Muhammad Fawait meninjau langsung kondisi Puskesmas Mumbulsari di sela agenda Bunga Desaku hari kedua, Selasa (7/4/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan layanan kesehatan dasar berjalan optimal di tingkat bawah.

 

Dalam peninjauan tersebut, Fawait menegaskan dua hal utama yang menjadi fokus perbaikan, yakni kualitas pelayanan dan kondisi fasilitas kesehatan.

 

“Kita tahu fasilitas kesehatan adalah kebutuhan dasar masyarakat. Di era Jember Baru, Jember Maju, jangan sampai ada fasilitas kesehatan yang tidak baik,” ucapnya.

 

Ia secara khusus menyoroti masih adanya stigma negatif terhadap pelayanan di puskesmas. Menurutnya, citra layanan yang tidak ramah harus segera diubah.

 

“Tidak boleh lagi ada anggapan pelayanan puskesmas itu tidak ramah atau kurang baik,” tegasnya.

 

Untuk itu, Fawait langsung memberikan arahan kepada jajaran puskesmas bersama anggota DPRD Jember, Siswono, yang turut hadir dalam kunjungan tersebut.

 

Selain pelayanan, kondisi fasilitas juga menjadi perhatian serius. Fawait menekankan bahwa ruang pelayanan pasien harus menjadi prioritas utama dibandingkan fasilitas lainnya.

 

“Saya tidak mau ruang aula lebih bagus daripada ruang pasien. Saya juga tidak mau ruang kepala puskesmas lebih bagus dari ruang rawat. Ruang pasien harus yang paling baik,” katanya.

 

Ia menyebut, baik ruang rawat jalan maupun rawat inap harus menjadi wajah utama pelayanan kesehatan yang layak dan nyaman bagi masyarakat.

 

Di sisi lain, Fawait juga menyinggung masih tingginya angka kematian ibu dan bayi di Jember. Ia meminta tenaga kesehatan lebih sigap dalam menangani pasien dengan risiko tinggi.

 

“Kalau ada indikasi risiko tinggi, segera dirujuk ke rumah sakit, terutama rumah sakit pemerintah. Jangan sampai ada prosedur yang berbelit,” ujarnya.

 

Menurutnya, koordinasi dengan rumah sakit rujukan sudah diperkuat. Ia mengaku telah berkomunikasi dengan sejumlah direktur rumah sakit agar pasien rujukan dapat ditangani dengan cepat dan optimal.

 

“Kami ingin angka kematian ibu dan bayi bisa ditekan,” imbuhnya.

 

Terkait pembiayaan, Fawait juga menyinggung potensi peningkatan pendapatan puskesmas seiring implementasi program Universal Health Coverage (UHC). Ia meminta agar pendapatan tersebut digunakan langsung untuk meningkatkan kualitas layanan.

 

“Dengan UHC, potensi pendapatan pasti meningkat. Saya minta itu digunakan untuk perbaikan fasilitas puskesmas,” katanya.

 

Ia menjelaskan, sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), puskesmas memiliki fleksibilitas dalam mengelola pendapatan untuk pengembangan layanan internal.

 

“BLUD itu tidak bisa diambil ke luar, harus digunakan kembali untuk puskesmas,” jelasnya.

 

Melalui kunjungan ini, Pemkab Jember ingin memastikan bahwa penguatan sektor kesehatan tidak hanya berhenti pada kebijakan, tetapi juga benar-benar dirasakan masyarakat melalui pelayanan yang lebih baik dan fasilitas yang memadai. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 27 kali

Baca Lainnya

Pedagang Pasar Tanjung Jember Berdamai di Pendopo, Skema Usulan Gus Fawait Disetujui

22 September 2026 - 16:52

POCARI SWEAT Run Bandung 2026: Birukan Bandung di Hari Jadi ke-216

20 September 2026 - 13:52

Dua Wakil Pasuruan Raih Jamsostek Award 2026 Tingkat Jawa Timur

17 September 2026 - 16:21

Podcast JAWARA Kabarpas bersama Adinda Denisa Kupas Tuntas Regulasi dan Strategi Pemda Dorong UMKM Naik Kelas

16 September 2026 - 09:04

DPRD Jatim Berharap Raperda Transportasi Terintegrasi Mampu Memikat Masyarakat 

15 September 2026 - 22:25

DTSEN Disorot Fraksi PDIP DPRD Jatim: Warga Miskin Bisa Tersisih Gara-gara Desil

11 September 2026 - 20:41

Trending di Peristiwa