Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 14 Apr 2026

PWNU Jatim Gagas “Gerakan NUConomic” berbasis tiga pilar pemberdayaan ekonomi warga NU ala “Nahdlatut Tujjar”


PWNU Jatim Gagas “Gerakan NUConomic” berbasis tiga pilar pemberdayaan ekonomi warga NU ala “Nahdlatut Tujjar” Perbesar

Surabaya, Kabarpas.com – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menggagas “Gerakan NUConomic” yang berbasis tiga pilar pemberdayaan ekonomi warga NU ala “Nahdlatut Tujjar”, yang telah disepakati pada Muskerwil PWNU Jatim di Tuban, 11-12 April, untuk dibawa ke Konbes/Munas NU pada akhir April 2026.

“Kalau Abad Pertama NU ada gerakan ‘Nahdlatut Tujjar’ yang dikembangkan para muassis NU, maka Abad Kedua NU juga harus menjadikan Nahlatut Tujjar sebagai inspirasi untuk mengembangkan gerakan serupa yang sesuai tantangan ekonomi abad kedua,” kata Wakil Ketua PWNU Jatim Dr H Hakim Jayli dalam pernyataan di Surabaya, Selasa.

Menurut dia, Komisi Ekonomi pada Muskerwil PWNU Jatim di Tuban, 11-12 April 2026 telah menyepakati “Gerakan NUConomic” yang berbasis tiga pilar pemberdayaan ekonomi warga NU ala “Nahdlatut Tujjar” itu dijadikan sebagai gerakan nasional melalui Konbes/Munas NU pada akhir April 2026 hingga Muktamar NU pada awal Agustus 2026.

Ia menjelaskan Program Ekonomi ala Nahdlatut Tujjar pada Abad Kedua NU yang pertama kali dikonsep oleh
Fauzi Priambodo (wakil bendahara PWNU) saat masih menjadi Ketua PW LPNU itu fokus pada pemberdayaan ekonomi warga NU dengan konsep “NUConomic” berbasis pada tiga pilar, yakni Pendampingan UMKM, Pendampingan Petani/Nelayan/Peternak (industri hilirisasi), dan Pemanfaatan Filantropi Islam (ZIS/Wakaf) untuk pemberdayaan ekonomi warga.

Untuk pelaksanaannya, katanya, akan dibuat “pilot project” perhutanan sosial pada tiga titik, yakni PCNU Blitar, Kabupaten Malang dan Situbondo. “Pilot project yang juga sudah mulai berjalan adalah Sertifikasi Halal UMKM, Permodalan Usaha melalui ZIS Produktif, Pendampingam Kemasan dan Foto Produk UMKM,” katanya.

Bahkan, hilirisasi bidang Nelayan/Peternak juga sudah ada dukungan dari kader NU/alumni ITS Astutik MT yang menemukan kolagen berbahan sisik ikan lemuru (Sardinella lemuru) asal Banyuwangi, Jatim, yang berkualitas internasional.

Dalam Muskerwil Tuban itu, Ketua PWNU Jawa Timur, KH Abdul Hakim Mahfudz, menyinggung potensi ekonomi warga NU yang sangat besar, bukan hanya untuk ekonomi, tapi juga untuk penguatan sosial, kesejahteraan umat, dan kemandirian. “PBNU juga sudah mencanangkan holding PT Bulan Cahaya Lillah (BCL) yang nantinya bisa menjadi embrio Nahdlatut Tujjar Abad Kedua,” katanya.

Selain program ekonomi, PWNU Jatim dalam Muskerwil menjelang Konbes/Munas NU (akhir April) dan Muktamar NU (awal Agustus) itu juga mengusulkan pelembagaan “Aswaja (Ahlussunnah wal Jamaah) Center” sebagai Lembaga/badan khusus dalam Konbes/Munas menjelang Muktamar Ke-35 NU. (don/ian).

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

Unik, Ratusan Wali Murid SDN Randusari Buat Kain Batik Sendiri untuk Seragam Sekolah Anak

8 Agustus 2026 - 18:29

Dari Sampah hingga Kemacetan, Ini Masalah yang Dikeluhkan Warga Perkotaan Jember

8 Agustus 2026 - 18:22

MPM Honda Jatim Kembali Berikan Beasiswa bagi Anak Asuh Berprestasi di Malang

8 Agustus 2026 - 14:17

Honda DBL 2026 East Java – North Resmi Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

8 Agustus 2026 - 14:13

Perkuat Kapasitas, DWP Kabupaten Probolinggo Gelar Bimtek Kepemimpinan Bagi Ketua DWP Unit Pelaksana

8 Agustus 2026 - 14:10

Astra Honda Siap Lanjutkan Performa Positif di ARRC Mandalika 2026

7 Agustus 2026 - 20:31

Trending di Kabar Otomotif