Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 23 Mei 2026

Gegara Kebakaran dan Dugaan Keracunan, Bupati Jember Rekomendasikan Dua Dapur MBG Ditutup 


Gegara Kebakaran dan Dugaan Keracunan, Bupati Jember Rekomendasikan Dua Dapur MBG Ditutup  Perbesar

Sabtu, 23 Mei 2026 – 16.30 | 1021 kali dilihat

Jember, Kabarpas.com – Pemkab Jember akhirnya mengambil sikap tegas terhadap dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bermasalah dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bupati Muhammad Fawait resmi mengirim surat rekomendasi kepada Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menghentikan operasional keduanya.

Dua SPPG tersebut adalah SPPG Sumbersari 2 yang sempat mengalami kebakaran dan SPPG Al Mubarok Kaliwates yang dikaitkan dengan kasus dugaan keracunan puluhan siswa TK dan PAUD.

PJ Sekretaris Daerah Jember sekaligus Ketua Satgas MBG, Achmad Imam Fauzi mengatakan surat rekomendasi itu dikirim pada 22 Mei 2026.

“Per tanggal 22 Mei 2026, Bupati Jember, Gus Muhammad Fawait, mengeluarkan surat rekomendasi kepada Kepala BGN untuk melakukan penutupan operasional dua SPPG,” ungkapnya.

 

Menurut Fauzi, rekomendasi tersebut didasarkan pada hasil supervisi lapangan yang dilakukan pemerintah daerah terhadap dua dapur MBG tersebut.

 

Dalam surat itu, Pemkab Jember menilai kedua SPPG dinilai kurang memperhatikan aspek kebersihan, standar operasional, hingga keamanan kerja. Selain itu, kedua dapur juga disebut beberapa kali menerima keluhan masyarakat melalui kanal aduan “Wadul Guse”.

 

Kasus pertama terjadi di SPPG Sumbersari 2 di Jalan Semeru Utama Timur, Kecamatan Sumbersari. Salah satu ruangan dapur tersebut terbakar pada Rabu (20/5/2026). Kebakaran diduga berasal dari ruang oven pengering wadah makanan.

 

Saat melakukan inspeksi mendadak sehari setelah kejadian, Fauzi menemukan sejumlah persoalan teknis. Mulai dari instalasi yang masih manual hingga lokasi dapur yang berada di dekat saluran irigasi besar dan rawan banjir.

 

Fakta tersebut jelas tidak sesuai standar dari BGN. Sebab menurut Fauzi, keberadaan SPPG bukan hanya soal menyajikan makanan, tetapi juga harus memperhatikan aspek keamanan, keselamatan, kesehatan, dan lingkungan kerja.

 

Sementara kasus kedua berkaitan dengan dugaan keracunan makanan MBG yang menimpa belasan siswa TK dan PAUD di wilayah Kaliwates. Kasus itu menyeret perhatian publik setelah anak-anak mengalami gejala keracunan usai mengonsumsi makanan dari SPPG Al Mubarok.

 

Dalam sidak ke dapur MBG tersebut, Fauzi mengaku menemukan sejumlah catatan teknis, termasuk penempatan tabung gas di ruang tertutup yang dinilai berisiko.

 

“Faktanya ada korban. Berarti ada sesuatu di hulunya,” ujarnya.

 

Meski investigasi teknis masih berlangsung, Pemkab Jember memilih mengambil langkah cepat dengan merekomendasikan penghentian operasional.

 

Fauzi menilai perlu ada tindakan disipliner agar persoalan serupa tidak meluas ke dapur MBG lainnya di Jember.

 

“Harus ada satu atau dua yang didisiplinkan supaya tidak menular ke yang lain,” katanya.

 

Ia juga menyebut situasi tersebut sebagai paradoks. Di satu sisi, Jember sedang diproyeksikan menjadi salah satu model pelaksanaan MBG nasional. Namun di sisi lain, justru muncul persoalan serius dalam pelaksanaannya.

 

“Paradoksnya ada peristiwa seperti ini dan tidak boleh terjadi lagi,” tandasnya.

“Keselamatan harus diutamakan, bukan sekadar mengejar target jumlah SPPG,” imbuh Fauzi.

Meski rekomendasi sudah dikirim, keputusan akhir terkait penghentian operasional tetap berada di tangan Badan Gizi Nasional sebagai pemegang kebijakan program MBG. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 78 kali

Baca Lainnya

Jalan Sehat Bersama Semarakkan Puncak Peringatan Harkopnas ke-79 di Kabupaten Probolinggo

26 Juli 2026 - 07:46

Bupati Haris dan INOVASI Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Mutu Pendidikan Kabupaten Probolinggo

26 Juli 2026 - 07:41

Zita Anjani, Utusan Khusus Presiden: Jember Pionir Karnaval Indonesia, Potensi Wisatanya Paket Lengkap

25 Juli 2026 - 18:59

Fraksi NasDem DPRD Jember Apresiasi Program Home Care, Sebut Permudah Akses Layanan Kesehatan

25 Juli 2026 - 18:55

Perkuat Sinergitas, Polri, Kejaksaan, Pengadilan, dan Lapas, Polres Jombang Gelar Olahraga Bersama

25 Juli 2026 - 18:53

PDI Perjuangan Jember Siap Bersinergi Sukseskan Program Home Care

25 Juli 2026 - 17:53

Trending di KABAR NUSANTARA