Pasuruan (Kabarpas.com) – Belum juga terungkap kasus pembunuhan seorang janda asal Puspo, yang terjadi beberapa hari yang lalu. Kali ini, kasus pembunuhan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Pasuruan. Dan korbanya adalah seorang warga Winongan. Ia tewas mengenaskan, setelah dibantai oleh kawanan pelaku. Kejadian ini terjadi di jalan masuk menuju Desa Umbulan, Kecamatan Winongan.
Informasi yang diperoleh Kabarpas.com menyebutkan, kala itu korban yang diketahui bernama Sanur (22), warga Dusun Krajan, Desa Kedungrejo, kecamatan/kabupaten setempat itu, baru saja pulang dari sumber mata air Umbulan.
“Saat dalam perjalanan pulang itulah, korban dihadang oleh sejumlah orang yang waktu itu langsung melempari korban dengan bondet. Dan lemparan bondet itu mengenainya hingga korban akhirnya terjatuh,” ucap Rozaq, salah satu warga kepada Kabarpas.com, Kamis (14/07/2016).
Nah, pada saat korban terjatuh itulah. Pelaku yang diperkirakan lebih dari satu orang langsung membabi buta membacok korban hingga tak berdaya. Mengetahui korban dalam kondisi tak berdaya, para pelaku langsung kabur meninggalkan lokasi kejadian.
Selang beberapa menit kemudian, sejumlah warga sekitar langsung berdatangan ke lokasi. Dan mendapati korban sudah dalam keadaan tertelungkup dengan kondisi penuh luka bacok. Warga pun kemudian menghubungi pihak kepolisian setempat, untuk minta bantuan mengevakuasi korban ke rumah sakit.
“Korban sempat dibawa ke rumah sakit Bangil. Tapi, karena mengalami luka yang cukup parah korban akhirnya meninggal dunia,” terangnya kepada Kabarpas.com.
Sementara itu, sumber lain yang diperoleh Kabarpas.com menyebutkan, kalau Sanur merupakan seorang residivis kasus pencurian. Ia sempat menghuni tahanan gara-gara aksi pencurian kendaraan bermotor yang melilitnya.
Dalam aksi pencurian yang dilakukannya itu, korban biasanya tak melakukan sendirian. Melainkan bersama rekan-rekannya yang memiliki profesi sama dengannya. Namun, saat hasil pencurian dicairkan, kecenderungan pembagian hasil tersebut tidak merata.
“Kemungkinan hal inilah yang diduga menjadi salah satu penyebab korban dibunuh,” ucap salah satu warga lain yang tak mau disebutkan namanya.
Kapolsek Winongan, AKP Handoyo saat dikonfirmasi terkait kasus pembunuhan ini, tidak berani berkomentar terkait motif dan jumlah pelakunya. “Maaf mas, sudah dilimpahkan ke Satreskrim Polres,” pungkasnya. (ajo/gus).

















