Pasuruan, Kabarpas.com – Suasana haru sekaligus bangga tampak dalam acara Tasyakuran dan Pisah Kenang siswa-siswi kelas XII SMK Negeri 1 Pasuruan tahun pelajaran 2025/2026. Acara yang berlangsung di ruangan Ballroom Ascent Premiere Hotel And Convention Pasuruan ini, menjadi momentum pelepasan bagi ratusan siswa yang telah menyelesaikan masa studinya. Rabu, (13/05/2026).
Acara dibuka dengan prosesi kirab bendera dan jajaran pimpinan sekolah yang memasuki ruangan dengan iringan musik tradisional, menambah kekhidmatan suasana. Mengusung tema kemandirian dan kesuksesan di masa depan, kegiatan ini dihadiri oleh Kacabdin Pendidikan wilayah Pasuruan, pengawas sekolah, jajaran pengurus komite sekolah, wali murid, serta tamu undangan dari instansi terkait.
Dalam sambutannya, Kepala SMK Negeri 1 Pasuruan, Evi Ristiana Andayani, M.Pd. menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi para siswa selama tiga tahun menempuh pendidikan. Beliau berpesan agar para lulusan tidak hanya mengandalkan ijazah, tetapi juga menjaga etika kerja dan karakter kuat yang telah dibentuk di sekolah.
”Hari ini bukanlah akhir, melainkan gerbang awal bagi kalian untuk membuktikan kompetensi di dunia kerja, wirausaha, maupun melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” ujarnya.
Kemeriahan acara juga diwarnai dengan pemberian penghargaan kepada siswa-siswi berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik.
Momentum paling menyentuh terjadi saat perwakilan siswa menyampaikan pesan kesan mereka. Ucapan terima kasih yang tulus disampaikan kepada Bapak/Ibu guru yang telah membimbing mereka dengan penuh kesabaran. Selain prosesi formal, acara ini dimeriahkan oleh berbagai penampilan seni dari adik-adik kelas, mulai dari tari tradisional hingga grup musik sekolah, Pengukuhan Alumni SMK Negeri 1 Pasuruan, serta nonton bareng film karya para siswa yang diwisuda.
Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antara guru, siswa, dan orang tua. Dengan selesainya prosesi ini, SMK Negeri 1 Pasuruan resmi melepas putra-putri terbaiknya untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara sesuai dengan keahlian masing-masing. Para siswa yang diwisuda tersebut banyak yang diterima di perguruan tinggi negeri dan ada juga yang diterima di perusahaan ternama. (***).

















