Jember, Kabarpas.com – Pemerintah Kabupaten Jember kembali menggelar Pasar Murah Terintegrasi sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu meningkatkan daya beli masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Manggisan, Kecamatan Tanggul, Rabu (1/7/2026), disambut antusias oleh ratusan warga yang datang untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Program yang digagas Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Jember tersebut menghadirkan sejumlah komoditas pangan strategis, mulai dari bahan kebutuhan rumah tangga hingga produk pertanian lokal dan hasil pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKPP Kabupaten Jember, drh. Welas Wahyu Widayanti mengatakan tingginya kehadiran masyarakat menunjukkan pasar murah menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah yang dirasakan langsung manfaatnya.
“Alhamdulillah pelaksanaan kegiatan hari ini berjalan lancar. Antusiasme masyarakat sangat tinggi dan program ini membantu warga mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Welas.
Pasar murah tersebut melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah dan mitra pemerintah, di antaranya Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DPTPH), Dinas Koperasi, serta Bulog. Kolaborasi ini bertujuan memperluas akses masyarakat terhadap pangan sekaligus membuka ruang pemasaran bagi produk lokal.
Dalam kegiatan tersebut, stan DKPP menjadi salah satu yang ramai dikunjungi warga. Sejumlah komoditas dijual dengan harga di bawah pasaran, seperti gula pasir sebesar Rp15.500 per kilogram dan telur ayam ras Rp20.000 per kilogram.
Selain menjaga keterjangkauan harga pangan, pemerintah daerah juga mendorong agar pasar murah menjadi wadah mempertemukan petani, pelaku UMKM, dan konsumen secara langsung. Dengan begitu, hasil produksi lokal memiliki akses pasar yang lebih luas.
Welas menyebut keberlanjutan program akan terus dievaluasi bersama seluruh pihak terkait. Pemerintah daerah berharap pelaksanaan pasar murah dapat diperluas ke wilayah lain di Kabupaten Jember agar manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak masyarakat.
“Kami akan melakukan evaluasi dan koordinasi untuk menentukan pelaksanaan pasar murah berikutnya. Harapannya, program ini bisa menjangkau lebih banyak desa,” ujarnya.(dan/ian).

















