Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 1 Jul 2026

Pasar Murah Terintegrasi Jember Tekan Harga Pangan, Warga Tanggul Serbu Komoditas Bersubsidi


Pasar Murah Terintegrasi Jember Tekan Harga Pangan, Warga Tanggul Serbu Komoditas Bersubsidi Perbesar

Jember, Kabarpas.com – Pemerintah Kabupaten Jember kembali menggelar Pasar Murah Terintegrasi sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu meningkatkan daya beli masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Manggisan, Kecamatan Tanggul, Rabu (1/7/2026), disambut antusias oleh ratusan warga yang datang untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Program yang digagas Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Jember tersebut menghadirkan sejumlah komoditas pangan strategis, mulai dari bahan kebutuhan rumah tangga hingga produk pertanian lokal dan hasil pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKPP Kabupaten Jember, drh. Welas Wahyu Widayanti mengatakan tingginya kehadiran masyarakat menunjukkan pasar murah menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah yang dirasakan langsung manfaatnya.

“Alhamdulillah pelaksanaan kegiatan hari ini berjalan lancar. Antusiasme masyarakat sangat tinggi dan program ini membantu warga mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Welas.

Pasar murah tersebut melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah dan mitra pemerintah, di antaranya Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DPTPH), Dinas Koperasi, serta Bulog. Kolaborasi ini bertujuan memperluas akses masyarakat terhadap pangan sekaligus membuka ruang pemasaran bagi produk lokal.

Dalam kegiatan tersebut, stan DKPP menjadi salah satu yang ramai dikunjungi warga. Sejumlah komoditas dijual dengan harga di bawah pasaran, seperti gula pasir sebesar Rp15.500 per kilogram dan telur ayam ras Rp20.000 per kilogram.

Selain menjaga keterjangkauan harga pangan, pemerintah daerah juga mendorong agar pasar murah menjadi wadah mempertemukan petani, pelaku UMKM, dan konsumen secara langsung. Dengan begitu, hasil produksi lokal memiliki akses pasar yang lebih luas.

Welas menyebut keberlanjutan program akan terus dievaluasi bersama seluruh pihak terkait. Pemerintah daerah berharap pelaksanaan pasar murah dapat diperluas ke wilayah lain di Kabupaten Jember agar manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak masyarakat.

“Kami akan melakukan evaluasi dan koordinasi untuk menentukan pelaksanaan pasar murah berikutnya. Harapannya, program ini bisa menjangkau lebih banyak desa,” ujarnya.(dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 1 kali

Baca Lainnya

Jember Cari Talenta Hacker Muda, 23 Tim Pelajar Adu Kemampuan di Cyber Clash 2026

1 Juli 2026 - 18:22

Banten Media Hub 2026, Media Lokal Didorong Punya Unit Usaha

1 Juli 2026 - 08:58

Wujudkan Smart System, FTS Uniwara Gelar Kuliah Pakar Integrasi AI dan IoT

1 Juli 2026 - 08:54

Peringati Harganas Ke-33, DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo Perkuat Ketahanan Keluarga Hadapi Era Digital

1 Juli 2026 - 08:46

Lulus “Cumlaude” Doktor Unair, Hj Lelly Kikin Sentil Pimpinan PBNU Agak Lupa Qonun Asasi

30 Juni 2026 - 16:58

Mas Adi Lantik 87 ASN, Perkuat Birokrasi yang Responsif, Digital, dan Inovatif

30 Juni 2026 - 07:44

Trending di KABAR NUSANTARA