Surabaya, Kabarpas.com – Upaya menciptakan UMKM yang tangguh, inovatif, dan mampu bersaing di pasar global memerlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan perguruan tinggi. Berangkat dari semangat tersebut, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur bersama KADIN Jawa Timur, KADIN Institute, dan Universitas Ciputra Surabaya meluncurkan inisiatif penguatan ekosistem entrepreneurship yang berfokus pada akselerasi UMKM Jawa Timur melalui pendekatan Lean Startup.
Program ini menjadi bagian dari strategi hilirisasi entrepreneurship yang tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga memastikan UMKM memperoleh pendampingan secara menyeluruh mulai dari validasi model bisnis, inovasi produk, digitalisasi, akses pembiayaan, pengembangan jejaring usaha, hingga perluasan pasar nasional dan internasional.
Ketua Umum KADIN Jawa Timur, Adik Dwi Putranto, menegaskan bahwa KADIN berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan produktivitas ekonomi daerah melalui penguatan kapasitas pelaku usaha.
“UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah. Karena itu, diperlukan sebuah ekosistem yang mampu menghubungkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan pasar sehingga UMKM tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga tumbuh menjadi pelaku usaha yang kompetitif di tingkat global.” 
Sementara itu, Prof. Tommy Kaihatu, Wakil Ketua Umum KADIN Jawa Timur, menyampaikan bahwa pembangunan ekosistem kewirausahaan harus dilakukan secara terintegrasi antara dunia industri dan dunia pendidikan agar inovasi yang lahir benar-benar menjawab kebutuhan pasar.
“Lean Startup bukan sekadar metode membangun bisnis, tetapi sebuah cara berpikir yang mendorong entrepreneur untuk belajar lebih cepat, memvalidasi pasar lebih awal, dan menciptakan inovasi yang relevan sehingga risiko bisnis dapat diminimalkan.”
Di sisi pengembangan sumber daya manusia, Nurul Indah Susanti, Direktur KADIN Institute, menjelaskan bahwa KADIN Institute akan memperkuat kompetensi peserta melalui pelatihan, coaching, mentoring, serta sertifikasi yang selaras dengan kebutuhan industri.
“Kami ingin melahirkan entrepreneur yang tidak hanya mampu menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga memiliki kompetensi bisnis, kepemimpinan, dan kesiapan memasuki pasar ekspor.”
Mewakili Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Dr. Haryo Bimo menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat kolaborasi multipihak dalam membangun UMKM yang berdaya saing.
“Sinergi pemerintah, dunia usaha, dan perguruan tinggi merupakan fondasi penting untuk mempercepat lahirnya UMKM yang inovatif, adaptif terhadap perubahan, serta mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi Jawa Timur.”
Kontribusi akademik dalam program ini diperkuat oleh Associate Professor Dr. Eric Harianto, S.T., M.M., CIHCM, CIPA, CMC, C.C.D., CSDS, Universitas Ciputra sekaligus Deputy Ekspor KADIN Jawa Timur dan Kurator Kementerian UMKM RI.
Menurut Dr. Eric Harianto, keberhasilan sebuah UMKM tidak hanya ditentukan oleh kualitas produknya, tetapi juga oleh kemampuan membangun model bisnis yang berkelanjutan dan berorientasi pasar.
“Melalui pendekatan Lean Startup, entrepreneur dapat menguji ide bisnis secara cepat, memahami kebutuhan pelanggan melalui proses validasi yang sistematis, serta membangun usaha yang lebih efisien, adaptif, dan siap melakukan ekspansi ke pasar nasional maupun internasional. Kolaborasi ini diharapkan menjadi model pengembangan entrepreneurship berbasis ekosistem yang mampu melahirkan UMKM kelas dunia dari Jawa Timur.”
Program ini dirancang menjangkau pelaku UMKM dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur melalui tahapan seleksi, bootcamp intensif, mentoring bersama praktisi industri, business matching, pendampingan model bisnis, penguatan branding, transformasi digital, hingga fasilitasi akses ekspor.
Melalui kolaborasi strategis ini, seluruh pemangku kepentingan berharap dapat membangun sebuah ekosistem entrepreneurship yang berkelanjutan, mempercepat lahirnya wirausaha baru, meningkatkan daya saing UMKM, serta menjadikan Jawa Timur sebagai salah satu pusat pengembangan entrepreneur terbaik di Indonesia. (***).

















