Pasuruan (Kabarpas.com) – Pihak kepolisian dari Polres Pasuruan, akhirnya berhasil mengungkap pelaku pembunuhan sadis yang terjadi di wilayah Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan beberapa waktu lalu.
“Dari hasil olah TKP dan keterangan para saksi yang berada di sekitaran TKP, kami langsung menemukan hasil bahwa pembunuh tersebut adalah Malik, yang sebelumnya menjadi saksi,” ujar Kasubag Humas Polres Pasuruan, AKP Yusuf Anggi kepada Kabarpas.com, Selasa (19/07/2016).
Dijelaskan, apa yang mendasari pihaknya itu ialah juga berdasarkan keterangan istri korban, yang pada saat itu melihat langsung kejadian pembunuhan sadis tersebut. Selanjutnya pada Kamis tanggal 14 Juli 2016 lalu. Petugas Reskrim Polres Pasuruan mengetahui keberadaan pelaku di rumah Solihan, yang merupakan Kades Umbulan.
“Seketika itu juga pelaku langsung kami tangkap, dan kemudian kami bawa ke Polres untuk dilakukan pemeriksaan. Dalam pemeriksaan pelaku mengaku nekat melakukan pembunuhan terhadap korban karena mempunyai dendam pribadi. Sebab pelaku curiga kepada korban, kalau yang membunuh kakaknya itu adalah korban (Sanur.red),” terangnya kepada Kabarpas.com.
Untuk saat ini pelaku ditahan di rumah tahanan Polres Pasuruan guna menjalani proses lebih lanjut. Pelaku dijerat Pasal 340 KUHP subs.338 KUHP subs. “Dan juga 351 ayat (3) KUHP sebagaimana dalam perkara dugaan tindak Pidana Pembunuhan yang direncanakan atau penganiayaan yang mengakibatkan matinya oran,” tandasnya.
Sementara itu, seperti dikabarkan sebelumnya, seorang warga Winongan bernama Sanur tewas mengenaskan, setelah dibantai oleh pelaku. Kejadian ini terjadi di jalan masuk menuju Desa Umbulan, Kecamatan Winongan.
Informasi yang diperoleh Kabarpas.com menyebutkan, kala itu korban yang merupakan warga Dusun Krajan, Desa Kedungrejo, kecamatan/kabupaten setempat itu, baru saja pulang dari sumber mata air Umbulan. Nah, Saat dalam perjalanan pulang itulah, korban dihadang oleh sejumlah orang yang waktu itu langsung melempari korban dengan bondet. Dan lemparan bondet itu mengenainya hingga korban akhirnya terjatuh.
Tak lama kemudian, pelaku langsung membabi buta membacok korban hingga tak berdaya. Mengetahui korban dalam kondisi tak berdaya, para pelaku langsung kabur meninggalkan lokasi kejadian. (ajo/gus).

















