Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 23 Okt 2026

Sambut Andrea Bocelli, Pemuda Ekonomi Syariah Dorong Sinergi Musik, Pendidikan, dan Ekonomi Kemanusiaan


					Sambut Andrea Bocelli, Pemuda Ekonomi Syariah Dorong Sinergi Musik, Pendidikan, dan Ekonomi Kemanusiaan Perbesar

Jakarta, Kabarpas.com — Ketua Pemuda Ekonomi Syariah, Abdurrohman Wahid, menyambut positif momentum konser Andrea Bocelli di Indonesia. Menurutnya, kehadiran penyanyi tenor kelas dunia tersebut dapat menjadi ruang perjumpaan budaya sekaligus kesempatan untuk memperkuat diplomasi kebudayaan Indonesia di tingkat internasional. Ia menilai, musik memiliki kekuatan untuk menjembatani perbedaan bangsa, agama, dan latar belakang sosial, sekaligus menumbuhkan semangat persaudaraan dan kemanusiaan.

Abdurrohman berpandangan bahwa Indonesia memiliki modal besar untuk mengambil peran dalam membangun dialog global melalui kebudayaan. Di tengah konflik geopolitik dan berbagai krisis kemanusiaan yang masih berlangsung di sejumlah kawasan dunia, pendekatan kebudayaan dapat melengkapi upaya diplomasi formal dengan membangun hubungan antarmasyarakat yang lebih terbuka. “Indonesia harus mampu menunjukkan bahwa keberagaman bukan penghalang bagi persatuan, melainkan kekuatan untuk membangun dialog dan kerja sama global,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap kiprah sosial dan pendidikan yang dikaitkan dengan Andrea Bocelli dan Andrea Bocelli Foundation. Abdurrohman menekankan pentingnya memperluas akses pendidikan, dukungan bagi anak-anak dari keluarga rentan, serta perhatian terhadap generasi muda yang terdampak konflik dan keterbatasan ekonomi. Menurutnya, kolaborasi internasional di bidang pendidikan dan filantropi perlu terus dikembangkan agar anak-anak di wilayah terpencil, perbatasan, dan daerah tertinggal memperoleh kesempatan yang lebih setara untuk membangun masa depan.

Dari perspektif ekonomi syariah, Abdurrohman menilai konser internasional juga berpotensi mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, perhotelan, transportasi, kuliner, UMKM, dan industri kreatif. Namun, manfaat ekonomi tersebut perlu diupayakan agar tidak hanya terkonsentrasi pada pelaku usaha besar, tetapi juga menjangkau masyarakat luas. “Ekonomi kemanusiaan menempatkan manusia sebagai tujuan pembangunan. Pertumbuhan ekonomi harus berjalan bersama keadilan, tanggung jawab sosial, dan kemaslahatan,” tegasnya.

Abdurrohman berharap momentum konser Andrea Bocelli dapat menginspirasi sinergi yang lebih luas antara seni, pendidikan, filantropi, dan pemberdayaan ekonomi. Ia menilai Indonesia memiliki peluang untuk memperkuat posisinya sebagai ruang pertemuan peradaban yang menjunjung tinggi perdamaian, toleransi, dan kesejahteraan bersama. “Musik dapat membuka ruang untuk saling mendengar, pendidikan membuka jalan menuju masa depan, dan ekonomi yang berorientasi pada kemanusiaan memastikan lebih banyak orang merasakan manfaat kemajuan,” pungkasnya. (ajo/ian).

Artikel ini telah dibaca 4 kali

Baca Lainnya

Ini Alasan Mengapa Kamu Sering Lelah dengan Pikiranmu Sendiri

23 Oktober 2026 - 18:18

Pelantikan Pengurus DPC dan DPRt Jadi Langkah PAN Jember Perkuat Basis Pemilih

23 Oktober 2026 - 09:52

Siswa SMK Binaan MPM Honda Jatim Raih Tiga Prestasi di Cari Aman Academy 2026

23 Oktober 2026 - 09:49

Bawa Semangat Persaudaraan ke Ambarawa, MPM Honda Jatim Lepas Perwakilan Bikers Menuju Honda Bikers Day 2026

23 Oktober 2026 - 09:46

MPM Honda Jatim Kembali Lulus Audit Renewal ISO 9001:2015, Perkuat Standar Mutu Pengelolaan Gudang

23 Oktober 2026 - 09:23

BREAKING NEWS! Gedung Belajar Ponpes Al Hidayah II Sukorejo Ambruk

23 Oktober 2026 - 09:19

Trending di Berita Pasuruan