Pasuruan (Kabarpas.com) – Beberapa saat setelah terjadinya kecelakaan yang melibatkan sebuah truk kontainer yang “nyemplung” ke sebuah parit di pinggir jalan Raya Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Petugas kepolisian dari Satlantas Polres Pasuruan Kota langsung datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), guna melakukan evakuasi badan truk yang sempat membuat arus lalu-lintas di jalan tersebut menjadi tersendat.
“Sopir truk kontainer tersebut sudah kami mintai keterangannya. Ia mengatakan bahwa kecelakaan ini terjadi karena dia berusaha untuk menghindari tabrakan dengan pikap di depannya, yang saat itu hendak belok untuk putar balik,” kata Kanitlaka Lantas Polres Pasuruan Kota, Ahmad Jayadi kepada Kabarpas.com. Jumat (19/08/2016).
Selain itu, Iptu Jayadi juga menjelaskan secara detail terkait kecelakaan truk kontainer bernopol nopol L 9483 UR, yang kala itu sedang mengangkut salah satu produk milik PT Cheil Jedang Indonesia (CJI) Rejoso ke pelabuhan Perak Surabaya. “Truk kontainer yang disopiri oleh Sibro Waluyo, warga Tulungagung itu hendak ke Surabaya mengantarkan produknya CJI,” imbuhnya.
Sementara itu, akibat kecelakaan ini, kondisi bodi depan truk mengalami ringsek. Meski demikian, sang sopir truk kontainer tidak apa-apa. Bahkan, ia berhasil keluar dari dalam truk setelah ditolong warga sekitar.
Seperti dikabarkan sebelumnya, kecelakaan kembali terjadi di jalur Pantura Pasuruan, tepatnya di Jalan Raya Rejoso, kabupaten setempat. Sebuah truk kontainer nyemplung ke parit yang ada di pinggir jalan tersebut.
Informasi yang dihimpun Kabarpas.com di lokasi menyebutkan, kecelakaan ini bermula saat truk kontainer yang dikemudikan Sibro Waluyo melaju dari arah timur ke barat. Namun, saat melintas di lokasi kejadian terdapat kendaraan lain di depannya yang hendak belok untuk putar balik. (ajo/tin).

















