Pasuruan (Kabarpas.com) – Delapan orang warga Pasuruan gagal berangkat haji, lantaran menjadi korban penipuan yang dilakukan oleh salah satu travel biro perjalanan haji dan umrah, Jumat (09/09/2016).
Informasi yang diperoleh Kabarpas.com menyebutkan, kedelapan orang itu meliputi 5 warga Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan dan 3 warga Kota Pasuruan. Selama ini kedelapan orang itu menginap di salah satu hotel yang ada di kawasan Juanda, Surabaya.
Menanggapi adanya warga Kabupaten Pasuruan yang menjadi korban penipuan. Bupati Pasuran, Irsyad Yusuf mengatakan bahwa saat ini dirinya telah berkoordinasi dengan pihak terkait.
“Saya sudah berkoordinasi ke pihak Polres Pasuruan untuk mencari tahu travel yang telah memberangkatkan mereka. Dan saya juga meminta Kesbang untuk mendata nama-nama mereka,” pungkasnya. (ajo/tin).

















