Pasuruan (Kabarpas.com) – Layaknya sebuah film koboi, kejar-kejaran sekaligus takut dan menghindari amukan sapi kurban terjadi di Dusun Kebonsawah, Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Sebuah sapi yang mau disembelih tiba-tiba berontak hingga membuat tali tampar yang mengikatnya lepas.
Tak cukup sampai di situ. Sapi milik warga setempat yang diketahui bernama Iva itu pun langsung kabur lari ke perkampungan warga. Sejumlah ibu-ibu dan anak pun dibikin ketakutan dengan insiden sapi kurban mengamuk itu. Sementara warga lainnya terus berusaha mengejar sapi tersebut.
Perburuan sapi lepas dan mengamuk itu terlihat layaknya seperti di film koboi, karena sejumlah warga berlari sambil melemparkan tali yang dijalin melingkar seperti tali laso. Namun, sapi berwarna coklat dan bertubuh besar-kekar itu lebih gesit dan bertenaga. Sehingga warga yang diperkirakan berjumlah puluhan orang itu pun tak mampu menangkapnya.
“Sapi itu berlari liar ke sana-kemari. Bahkan, ia lebih cepat ketimbang warga yang mengejarnya,” kata Ustadz Munir, salah satu tokoh agama setempat kepada Kabarpas.com, Selasa (13/09/2016).
Selain itu, ia menambahkan bahwa sebuah mobil yang sedang diparkir oleh pemiliknya di depan rumahnya, juga tak luput dari tandukan sapi jantan yang sedang kalap tersebut. Namun, pengejaran terhadap sapi mengamuk itu akhirnya berakhir, setelah sapi itu nyemplung ke sungai yang lokasinya tak jauh dari perkampungan warga setempat.
“Pada waktu sapi itu nyemplung ke sungai ia tak bisa berenang dan tak berdaya. Sehingga kesempatan itu dimanfaatkan oleh warga dengan melilitkan tali tampar ke tubuh sapi dan ke empat kakinya. Nah, karena khawatir mengamuk lagi. Sehingga seketika itu juga sapi langsung disembelih di sungai,” pungkasnya. (ajo/tin).

















