Pasuruan (Kabarpas.com) – Sarkawi, warga Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, nekat mengajak dua anaknya untuk melakukan percobaan bunuh diri dengan menabrakkan tubuhnya ke mobil, yang melintas di Jalan Raya Sladi, kabupaten setempat. Beruntung aksinya itu diketahui oleh masyarakat yang seketika itu juga melaporkan ke polisi. Petugas yang telah mendapat laporan dari masyarakat langsung mendatangi lokasi, dan membawa Sarkawi beserta dua anaknya ke Polres Pasuruan Kota
“Saat itu masyarakat menginfokan ada orang mau bunuh diri. Makanya kami cepat ke lokasi,” kata Kanit Turjawali Satlantas Polres Pasuruan Kota Ipda Sukrisno kepada Kabarpas.com, saat ditemui di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Pasuruan Kota, Selasa (27/09/2016).
Kepada Kabarpas.com dia mengatakan, saat diamankan pihaknya, posisi Sarkawi sudah berdiri di tengah jalan raya sambil menggendong dua anaknya. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Sarkawi dan dua anaknya ini datang ke lokasi dengan menggunakan sepeda motor Honda Supra warna hitam bernopol N 2435 VF.
“Ia (Sarkawi.red) kami amankan saat hendak melakukan percobaan bunuh diri di tengah jalan Simpang Sladi, Kecamatan Kejayan. Dan sebelum diamankan, Sarkawi melakukan percobaan bunuh diri terlebih dulu dengan berhenti di tengah jalan sambil menggendong dua anaknya itu, dan kemudian menabrakkan dirinya ke mobil yang melintas,” terangnya kepada Kabarpas.com.
Ia mengaku, seketika mendatangi lokasi pihaknya langsung menghentinkan arus lalu lintas di jalan raya tempat Sarkawi dan dua anaknya mau bunuh diri tersebut. Selanjutnya, ia langsung membawa Sarkawi dan anaknya menggunakan mobil patroli. Sedangkan, sepeda motor milik Sarkawi yang saat itu diparkir di pinggir jalan juga ikut dibawa petugas patroli dan diamankan di Polres Pasuruan Kota. “Mereka sudah kami bawa ke SPKT. Untuk lebih lanjut, kemungkinan Unit PPA yang akan menindaklanjutinya,” imbuhnya.
Sementara itu, saat berada di ruangan SPKT , wajah Sarkawi ini tampak tertunduk sembari berusaha menenangkan dua anaknya yang menangis. Maklum, dua anaknya itu menangis tanpa henti meski sudah dibujuk dengan diberi susu dan makanan lainnya.
Sarkawi memilih diam saat ditanya. Ia terlihat menghela nafas panjang sesekali di tengah – tengah istighfar yang ia lakukan. Ia pun terlihat dua sampai tiga kali mencium kening dua anaknya tersebut. “Sabar ya nak, iya iya jangan nangis. Habis ini pulang nak ke rumah. Ayo jangan nangis ya nak,” katanya saat berusaha menenangkan dua anaknya. (ajo/gus).

















